Luar Negeri

Raja, Pejabat dan Rakyat Malaysia Bantu Kurangi Utang Negara, Terkumpul Donasi Rp 695 Miliar

Dalam keterangan resminya, Lim menjelaskan uang yang diberikan oleh warga seluruhnya bakal dipakai untuk membayar utang

Raja, Pejabat dan Rakyat Malaysia Bantu Kurangi Utang Negara, Terkumpul Donasi Rp 695 Miliar
Bendera Malaysia.(Thinkstock) 

SERAMBINEWS.COM - Juni 2018, mantan Raja Malaysia Sultan Muhammad V dari Kelantan memutuskan untuk memotong gajinya sebesar 10 persen untuk membantu mengurangi utang.

Keputusan Raja diikuti pejabat dan rakyat Malaysia untuk membantu negara.

Sistem donasi yang dibuka oleh pemerintah Malaysia kepada rakyatnya untuk membantu membayar utang negara resmi ditutup setelah delapan bulan.

Baca: Cara Ampuh Usir Semut di Rumah dan Mencegah Datang Lagi

Baca: Viral Video Jambret Histeris saat Ular Dimasukkan ke Celana, Polisi yang Lakukan Interogasi Tertawa

Donasi bernama Tabung Harapan Malaysia itu resmi ditutup pada 14 Januari lalu, dengan jumlah donasi 202.716.775,10 ringgit, atau Rp 695,4 miliar.

Menteri Keuangan, Lim Guan Eng dikutip The Star via Asia One Jumat (8/2/2019) berkata, uang yang terkumpul setelah donasi ditutup, atau melewati batas waktu donasi, bakal dikembalikan.

Dalam keterangan resminya, Lim menjelaskan uang yang diberikan oleh warga seluruhnya bakal dipakai untuk membayar utang.

Saat ini, Kementerian Keuangan tengah mengurus penutupan rekening sebelum uang itu dihitung oleh Departemen Auditor Jenderal.

Baca: Seorang Pria Tewas Setelah Makan Durian, Minum Kopi, Minum Minuman Energi dan Hubungan Intim

Baca: UAS Pernah Diusir Pejabat saat Makan, Ini Ceramah Ustadz Abdul Somad Soal Adab Makan

Setelah memenangkan pemilihan umum pada Mei 2018, pemerintahan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad langsung membuka rekening donasi.

Kebijakan itu muncul setelah Mahathir mengumumkan saat ini Negeri "Jiran" tengah menghadapi utang sebesar 1 triliun ringgit, atau Rp 3.430 triliun.

Juni 2018, mantan Raja Malaysia Sultan Muhammad V dari Kelantan memutuskan untuk memotong gajinya sebesar 10 persen untuk membantu mengurangi utang.

Langkah Sultan Muhammad V kemudian ditiru oleh jajaran menteri pimpinan Mahathir untuk memangkas 10 persen gaji sebagai simbol penghematan.

Baca: Usai Makan Ikan Buntal, Dua Warga Meninggal Dunia

Baca: Harga BBM Terbaru Hari Ini Setelah Pertamina Turunkan Bervariasi, Harga Pertalite Tetap

"Pemerintah federal mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Malaysia yang telah menyumbang sebagai rasa cinta kepada kalian," ujar Lim.

Menteri berusia 58 tahun itu menuturkan, donasi itu membuat pemerintahan Dr M, julukan Mahathir, harus bekerja keras untuk membayar utang negara.

Komite yang diketuai Sekretaris Jenderal Pendapatan Ahmad Badri Mohd Xahir saat ini tengah mempertimbangkan bagaimana kontribusi itu bakal disalurkan.(*)

Baca: LRT Palembang Bebani Keuangan Negara, Pemasukan Rp 1 Miliar, Biaya Operasional Rp 10 Miliar Perbulan

Baca: Aksinya Membunuh Enam Orang, Pelaku Penembakan Masjid di Kanada Dihukum Penjara Seumur Hidup

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Bantu Bayar Utang Negara, Rakyat Malaysia Donasi Rp 695 Miliar

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved