Dishub Benahi Kawasan Parkir

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh berencana memperluas areal parkir di dua titik di Jalan T Panglima Nyak

Dishub Benahi Kawasan Parkir
MUZAKKIR TULOT,Kadis Perhubungan Kota Banda Aceh

* Akan Perluas Areal

BANDA ACEH - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh berencana memperluas areal parkir di dua titik di Jalan T Panglima Nyak Makam serta dua titik lainnya di Jalan Prof Ali Hasjmy. Pasalnya, empat titik yang menjadi sasaran perluasan areal parkir dalam tahun 2019 ini, di samping untuk mengembalikan fungsi jalan, di kedua kawasan itu arus lalu lintas sering terganggu.

Demikian disampaikan Kadishub Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi, melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan (LLA), Muhammad Zubir, SSiT MSi, kepada Serambi, Minggu (10/2). Menurutnya, target pembenahan areal parkir tahun ini, dilakukan di empat titik yang berada di dua jalan tersebut dan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Hal katanya, untuk mengembalikan fungsi jalan yang selama ini sudah salah peruntukkannya, mulai dari dipakai pedagang kaki lima, dipakai menaruh gerobak jualan hingga pemasangan kanopi berkaki yang seharusnya tidak dibenarkan, sehingga fungsi areal parkir dan pendestrian milik pejalan kaki sudah mulai terampas.

“Padahal di dalam Perwal Kota Banda Aceh, Nomor 44 tahun 2010 Tentang Standar Teknis Penataan Bangunan Gedung di Wilayah Kota Banda Aceh telah jelas disebutkan. Karena itu penataan yang akan kami lakukan itu untuk mengembalikan kembali fungsi tersebut,” ungkapnya.

Zubir menerangkan, tahun 2019 ini target penataan kawasan parkir yang akan dilakukan Dishub Kota meliputi empat titik, di dua jalan tersebut. Hal tersebut, disesuaikan dengan anggaran yang tersedia sebesar Rp 4 miliar. “Proses pelelangannya akan dilakukan beberapa bulan ke depan. Setelah proses lelang, maka pelaksanaaan pengerjaan akan mulai dilakukan yang ditargetkan dalam tahun ini juga,” ungkapnya.

Ke depannya, sebut Zubir, kawasan lain di sepanjang Jalan T Panglima Nyak Makan dan Prof Ali Hasjmi juga akan ditata dan dibenahi areal parkirnya dan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. “Karena tahun ini hanya tersedia anggaran Rp 4 miliar jadi target areal yang bisa dibenahi hanya empat titik saja,” pungkasnya.

Kabid LLA Dishub Kota, Muhammad Zubir juga menjelaskan, sebelum pengerjaan dimulai, pihaknya juga akan memanggil dan bicara dengan pemilik untuk membicarakan tentang kawasan mereka yang akan ditata dan dibenahi areal parkir. Dipilih areal penataan parkir di empat titik di dua jalan tersebut dalam tahun ini, karena hasil koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BNP) sejak toko-toko itu dibangun dan memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sudah ada pelepasan hak sesuai Garis Sempadan Jalan (GSB).

Ia menerangkan pada Perwal Nomor 44 tahun 2010, dalam Pasal 20 Ayat 1 juga dijelaskan area GSB tidak dibenarkan pemanfaatan fungsi apapun, kecuali fasilitas bagi pejalan kaki dan perparkiran. Lalu di Ayat 3, bagian depan bangunan yang berada dalam area GSB tidak dibenarkan dilakukan penambahan luas bangunan dalam bentuk apapun. “Jadi penataan kawasan parkir yang akan dilakukan ini yang berkaitan dengan GSB dan tujuan kami ingin mengembalikan fungsinya kembali agar lebih tertib dan tertata baik,” demikian Zubir.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved