Panwaslih Banda Aceh Tertibkan Abribut Kampanye yang Dipasang Disembarang Tempat

Panwaslih mengamankan APK caleg dari semua partai politik dan anggota DPD, termasuk atribut milik calon presiden.

Panwaslih Banda Aceh Tertibkan Abribut Kampanye yang Dipasang Disembarang Tempat
SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Panwaslih Banda Aceh bersama Satpol PP setempat menertibkan alat peraga kampanye (APK) peserta Pemilu di kawasan Simpang Lhueng Bata, Banda Aceh, Senin (11/2/2019). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Banda Aceh bersama Satpol PP setempat menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang dipasang di tempat terlarang.

Panwaslih mengamankan APK caleg dari semua partai politik dan anggota DPD, termasuk atribut milik calon presiden.

Penertiban itu dipimpin langsung oleh Ketua Divisi Hukum, Penindakan, dan Pelanggaran Panwaslih Kota Banda Aceh, Yusuf Al-Qardawi.

Sebelum ditertibkan, kata Yusuf, pihaknya sudah berunglang kali mengingatkan peserta Pemilu untuk menurunkan sendiri atribut yang dipasang di tempat terlarang.

“Jika diturunkan sendiri, atributnya bisa dipasang lagi di tempat-tempat lain yang tidak dilarang. Tapi jika sudah disita oleh petugas kami, maka atribut itu tidak bisa diambil lagi, kan ini bisa merugikan mereka sendiri,” katanya disela-sela istirahat dikawasan Lhung Bata, kepada Serambinews.com, Senin (11/2/2019).

Baca: KIP dan Panwasluh Dianggap Lalai

Baca: Video - Pelaku Perusakan Atribut Demokrat Ditangkap dan Mengaku Ada yang Perintah

Baca: Panwaslih Panggil Kajati dan Abusyik

Yusuf mengatakan, ada empat tempat yang dilarang pasang APK sebagaimana diatur dalam PKPU yaitu fasilitas kesehatan, sarana pendidikan, rumah ibadah, dan gedung pemerintahan.

Semua aturan itu, lanjut dia, sudah jauh-jauh hari disosialisasikan kepada peserta Pemilu.

Dia menyatakan, hampir semua peserta Pemilu, mulai dari calon anggota DPRK Banda Aceh, DPRA, DPR RI, DPD RI melakukan pelanggaran dengan memasang atribut semberang tempat, termasuk atribut calon presiden.

Pelanggaran itu ditemukan di sejumlah lokasi di Banda Aceh.

Kebanyakan atribut yang dibongkar terpasang di pohon-pohon, tiang listrik, di taman kota, dan tempat terlarang lainnya.

“Penertiban ini terus kita lakukan sampai akhir masa kampanye. Kita berharap kepada caleg agar menertibkan sendiri APKnya sebelum diturunkan paksa,” pungkasnya. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved