Lowongan Kerja PPPK dan PLN

Selain Penerimaan PPPK di sscasn.bkn.go.id, Juga Ada Rekrutmen PLN untuk Lulusan S1, D-4 dan D-3

Ada dua lowongan kerja yang sedang dibuka, yaitu penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan rektutmen PLN di 4 kota.

Selain Penerimaan PPPK di sscasn.bkn.go.id, Juga Ada Rekrutmen PLN untuk Lulusan S1, D-4 dan D-3
KOLASE SERAMBINEWS.COM/REKRUTMEN.PLN.CO.ID
PLN Group membuka penerimaan tenaga kerja tahun 2019 di empat kota yaitu Medan, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Pendaftaran dibuka mulai 11-16 Februari 2019. 

6. Untuk persiapan pendaftaran Online, peserta diharapkan dapat menyiapkan berkas dalam bentuk soft copy sebagai berikut :

a. KTP

b. Ijazah

c. Transkrip Akademik

d. Akte Kelahiran

e. Sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris* sebagai berikut:

S1: TOEFL Prediction ≥ 475, TOEFL ITP ≥ 450, TOEFL IBT ≥ 52, IELTS ≥ 5.5, TOEIC ≥ 405

D3: TOEFL Prediction ≥ 425, TOEFL ITP ≥ 400, TOEFL IBT ≥ 41, IELTS ≥ 5, TOEIC ≥ 350

*pilih salah satu sesuai dengan jenjang pendidikan

Baca: Daftar Lengkap Formasi dan Persyaratan PPPK 2019, Pendaftaran Hanya di sscasn.bkn.go.id

7. Pelamar hanya diperbolehkan memilih 1 (satu) Bidang/ Jurusan sesuai tingkat pendidikan dan program studi/ bidang. Pelamar tidak dapat melamar ke jenjang yang tidak sesuai dengan ijazah yang dimiliki.

8. Pelamar yang dinyatakan lulus Tes Kesehatan, WAJIB menyiapkan berkas pendaftaran berikut dan Disampaikan pada saat wawancara. Apabila tidak dapat melengkapi berkas, maka peserta dinyatakan GUGUR. Berikut adalah berkas yang harus dikumpulkan:

a. Riwayat Hidup (CV);

b. Copy akta kelahiran;

c. Copy Ijazah/ Surat Keterangan Lulus yang dilegalisasi;

d. Copy transkrip nilai terakhir yang dilegalisasi;

e. Copy KTP;

f. Surat Keterangan Belum Menikah dari Kelurahan;

g. Pas foto terbaru berwarna ukuran 3x4 sebanyak 1 lembar (nama peserta ditulis di belakang foto);

h. Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK) dari Kepolisian;

i. Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) dari Kepolisian atau Rumah Sakit;

j. Bagi Pelamar S1/D-IV dari lulusan program Lintas Jalur (D-III yang meneruskan ke S1/ D-IV), wajib melampirkan:

i. Transkrip nilai D-III yang dilegalisasi

ii. Ijazah D-III yang dilegalisasi

k. Berkas dimasukkan ke dalam map sesuai urutan di atas dengan menuliskan nama dan kode yang dilamar pada cover map.

Informasi selengkapnya tentang rekrutmen PLN group tahun 2019 klik di sini.

PENDAFTARAN DAN FORMASI PPPK 2019

Sementara itu, Sscasn.bkn.go.id sudah bisa diakses dan jadwal pendaftaran PPPK (P3K) dimulai hari ini, Minggu - Sabtu (10-16 Februari 2019). 

Berdasarkan Surat Edaran dari Kementerian PAN-RB ke seluruh Pemerintah Daerah, disebutkan pendaftaran dibuka mulai 10 - 16 Februari 2019.

Namun, sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta atau pelamar dipersilakan menghubungi Instansi masing-masing untuk mengecek ketersediaan formasi.

Mulai dari soal cara melihat formasi atau lowongan, cara mendaftar, kesesuaian nama, hingga jumlah jabatan yang bisa dilamar, berikut ini penjelasan seputar pendaftaran PPPK 2019 yang bisa dicermati.

Pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K) dimulai hari ini, Minggu (10/2/2019) hingga Sabtu (16/2/2019).

Pendaftaran PPPK dilakukan secara online melalui website ssp3k.bkn.go.id.

Berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang pendaftaran PPPK 2019, seperti Serambinews.com kutip dari TribunJogja.com yang melansir dari laman helpdesk SSCASN:

1. Cara Melihat Formasi / Lowongan

Untuk melihat informasi lowongan yang tersedia dapat dilihat melalui alamat https://sscasn.bkn.go.id dan https://sscasn-helpdesk.bkn. go.id.

2. Cara Mendaftar

Pendaftaran PPPK 2019 dilakukan dengan cara login ke https://ssp3k.bkn.go.id.

- Untuk THK-II THL-TB Pertanian (Tidak Mengalami Pemekaran)

a. Peserta mengisi Form di Helpdesk

b. Menginput NIK dan No KK

c. Nomer Peserta THK-II/Identitas THL-TB

d. Nama

e.Tanggal Lahir

f. Nama Instansi 

Setelah Input data tersebut, peserta akan mendapat Nomer Tiket, kemudian mencetak Kartu Tanda Peserta THK-II/THL-TB.

Selanjutnya, peserta datang Ke BKD dengan membawa:

- Cetakan Kartu Tanda Peserta

- Pas Foto 3x4 2 lembar latar belakang Merah

- Berkas pendukung lain nya yang dipersyaratkan

Selanjutnya, data peserta akan diverifikasi oleh BKD dan mendapat salinan kartu peserta yang sudah ditandatangani pejabat yang berwenang.

Jika kartu peserta sudah ditandatangani pejabat berwenang, peserta baru dapat mendaftar.

3. Cara Mengisi Nama yang Benar

Nama yang diisikan adalah nama yang tertera pada ijazah tanpa gelar.

4. Bila Salah Memasukkan Nama

Nama yang sudah dimasukkan tidak dapat diubah, tetapi dapat diperbaiki ketika peserta telah lulus seleksi dengan melampirkan nama yang sesuai pada ijazah tanpa gelar.

Oleh karena itu, tidak masalah bila saat tes seleksi, nama peserta kurang atau kelebihan huruf, salah nama, dan lain-lain.

5. Jika Data NIK dan Nomor Kartu Keluarga Tidak Sesuai serta Data di KTP Tidak Sesuai dengan Ijazah

Silahkan hubungi Kantor Dukcapil setempat sesuai alamat KTP, atau Dukcapil Pusat untuk melakukan perbaikan data.

Kontak Ditjen Dukcapil ada di http://dukcapil.kemendagri. go.id/contact atau layanan helpdesk Ditjen Dukcapil (Call Center : 1500537).

6. Bolehkah Melamar Lebih dari 1 Jabatan?

Setiap pelamar PPPK hanya dapat mendaftar 1 formasi jabatan pada 1 instansi dalam 1 kali periode pendaftaran.

7. Bila Data Tempat Lahir Tidak Ada di Referensi

Data tempat lahir yang digunakan adalah pada Daerah Tingkat II (Kab/Kota) pada saat Anda lahir dan bukan data wilayah pemekaran saat ini.

Pastikan data tempat lahir yang anda ketikkan benar.

Jika masih membutuhkan penambahan referensi, peserta dapat melakukan permintaan penambahan data tempat lahir dengan mengklik link tombol HelpDesk SSCASN 2019 pada menu Lokasi Lahir tidak ditemukan.

8. Dapatkah Mengganti/Membatalkan Instansi yang telah Dipilih?

Anda tidak dapat mengganti instansi yang telah dipilih apabila sudah menekan tombol kirim.

9. Apabila Muncul Tulisan "NIK Sudah Terdaftar"

Silahkan akses website Helpdesk SSCASN kemudian pilih menu Registrasi lalu klik “NIK didaftarkan orang lain” dan lengkapi form isian tersebut.

Adapun portal sscasn.bkn.go.id sudah bisa diakses sejak kemarin. Jadwal pendaftaran PPPK (P3K) dimulai 10 - 16 Februari 2019.

Portal resmi untuk penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K) ini berisi panduan, persyaratan dan alur pendaftaran.

Untuk formasi PPPK tahap I ini, sebagaimana disampaikan Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan sebelumnya, disebutkan fokus pada perekrutan guru dan dosen perguruan tinggi negeri baru, penyuluh pertanian dan tenaga kesehatan.

1. Formasi dan Peserta yang Berhak Ikut

Seleksi tahap pertama PPPK pada Februari 2019 akan difokuskan pada tiga bidang yaitu pendidikan (guru dan dosen perguruan tinggi negeri baru), pertanian (penyuluh pertanian) dan tenaga kesehatan.

Untuk jabatan guru dan tenaga kesehatan, pesertanya adalah eks Tenaga Honorer K2 yang datanya sudah dimiliki BKN sejak tahun 2013.

"Sifatnya define partisipan nanti by name sudah ada. Nanti teman-teman lihat pengumumannya kan pengumuman baru akan mulai di sscasn.bkn.go.id pukul 16.00. Pada hari ini sampai dengan besok hanya akan ada pengumuman. Jadi mekanisme pendaftaran, siapa saja yang eligible, daerah mana saja yang rekrut karena ada beberapa daerah yang karena persoalan anggaran tidak bisa ikut," jelas Ridwan.

2. Jumlah Lowongan yang Dibuka

Ridwan menjelaskan, jumlah lowongan 150.000 PPPK pada tahun 2019 sifatnya hanyalah perkiraan.

Pasalnya, akan ada daerah yang tidak bisa ikut membuka seleksi karena persoalan anggaran.

3. Jadwal Seleksi PPPK Tahap Pertama

8 Februari 2019: pengumuman di sscasn.bkn.go.id.

10-16 Februari 2019: pendaftaran online bagi yang namanya terdaftar.

Pada saat yang bersamaan petugas dari BKN dan Pemda akan melakukan validasi peserta secara online, sama persis seperti saat seleksi CPNS.

17 Februari: hari terakhir verifikasi

18 Februari 2019: diharapkan pengumuman melalui sscasn.bkn.go.id.

"Tentu saja peran BKPP, BKSDM di daerah sangat penting karena verifikasi dan validasi yang sudah dilakukan di kementerian, ada di tangan mereka. Apakah yang bersangkutan mengajar terus atau tidak. Kalau tidak akan lepas dari database," kata Ridwan.

4. Jadwal dan Lokasi Tes

Menurut Ridwan lokasi tes PPPK ada di lebih kurang 540 kabupaten/kota tempat peserta bertugas.

Tes akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang beberapa di antara fasilitasnya adalah milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Jadwal tentatif tes PPPK adalah sebagai berikut:

23-24 Februari 2019: ujian berbasis CAT di 540 titik lokasi bila semua daerah mengikuti.

25-28 Februari: pengolahan nilai.

Pengumuman: 1 Maret 2019

"Harapannya sebelum Pilpres sudah berstatus P3K," kata Ridwan.

5. Tes PPK Tanpa SKD

Metode tes PPPK adalah sebagai berikut:

a. Seleksi Administrasi

Pada tahap ini, persiapkan dokumen yang diperlukan, termasuk pula ijazah.

Untuk jabatan guru minimal harus S1, sedangkan tenaga kesehatan minimal D3.

b. Seleksi Kompetensi Manajerial, Sosio Kultural, dan Teknis

Ridwan mengungkapkan, seleksi PPPK tahap pertama tidak akan ada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) karena peserta dianggap sudah memenuhi kompetensi dasar di bidangnya masing-masing.

"Yang berbeda ada wawancara dengan pejabat pembina kepegawaian untuk mengetahui tanggapannya (calon P3K) tentang Pancasila, karena harus netral," ujar Ridwan.

Nantinya, PPPK yang diterima akan diseleksi kinerjanya di akhir tahun.

Jika berkinerja baik, maka kontrak yang bersangkutan akan diperpanjang tanpa harus tes lagi.(*)

Baca: Skripsi #2019GantiPresiden Antarkan Mahasiswi Cantik Ini Jadi Wisudawan Terbaik di UNPAD

Baca: Kisah AI China yang Dimatikan Karena Terlalu Ahli Menangkap Koruptor

Baca: Diejek dan Ditantang oleh Siswanya di Kelas, Ternyata Nur Khalim Guru Honorer Bergaji Rp 450.000

Penulis: Safriadi Syahbuddin
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved