Luar Negeri

Tentara Demokratik Suriah Sebut ISIS Tinggal 500 Orang lagi dan Kini Terjepit di Pertahanan Terakhir

Kekuatan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menurut sejumlah laporan, hanya tersisa 500 orang.

Tentara Demokratik Suriah Sebut ISIS Tinggal 500 Orang lagi dan Kini Terjepit di Pertahanan Terakhir
AFP/DELIL SOULEIMAN VIA KOMPAS.COM
Anggota Pasukan Demokratik Suriah (SDF) berjaga di garis depan desa Baghouz, di luar Deir Azzor, yang berbatasan dengan Irak. 

SERAMBINEWS.COM, DAMASKUS - Kekuatan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menurut sejumlah laporan, hanya tersisa 500 orang.

Mereka bertahan di lokasi seluas lima kilometer persegi di wilayah utara Suriah, seperti dilansir Serambinews.com dari Kompas.com.

Pada 2014, ISIS merebut wilayah yang cukup luas di Irak dan Baghdad sebelum kemudian mendeklarasikan sebuah kekalifahan.

Saat itu, wilayah yang dikuasai ISIS kurang lebih sama dengan luas Inggris Raya dengan hampir 8 juta orang hidup di kawasan itu.

Namun, serangan udara dan operasi militer bertubi-tubi di Irak dan Suriah berhasil mendorong ISIS hingga ke pertahanan terakhirnya.

Kini sisa-sisa kekuatan ISIS terjepit di sebuah kantong pertahanan di provinsi Deir Ezzor, Suriah, tak jauh dari perbatasan Irak.

Baca: Kisah Gadis Jerman Bergabung Dengan ISIS di Suriah Saat Berusia 15 Tahun

Baca: Dua Pasukan Khusus Inggris Terluka Parah Terkena Rudal ISIS di Suriah

Baca: Rudal Suriah Hantam Rudal Israel di Dekat Damaskus, Gudang Amunisi Meledak dan Melukai 3 Tentara

Mustafa Bali, juru bicara Tentara Demokratik Suriah (SDF) yang disokong AS, mengatakan, pasukannya kini memasuki "pertempuran akhir" melawan ISIS.

Kantong pertahanan ISIS di dekat perbatasan Irak itu hanya terdiri atas dua desa kecil.

Namun, ISIS masih memiliki beberapa wilayah di Suriah yang saat ini berada di bawah kendali Rusia dan pemerintah Suriah.

Seorang perwira senior SDF, Redur Xelil kepada Reuters mengatakan, dia berharap pertahanan terakhir ISIS bisa direbut akhir Februari ini.

Baca: Mengabaikan ISIS dan Bawa Turis Keliling Afghanistan, Hafizullah Pemandu Paling Berani di Dunia

Baca: Menyusup ke Sarang ISIS, Wartawan Perancis Ini Terkejut dengan Temuannya

Baca: Kakaknya Dituduh Jadi Anggota ISIS, Menteri Baru Irak Ajukan Pengunduran Diri

Namun, dia memperingatkan, ISIS tetap akan menjadi ancaman serius meski kantong pertahanan terakhir mereka bisa direbut.

Setelah merebut wilayah yang cukup luas, ISIS perlahan namun pasti kehilangan satu per satu wilayahnya.

Puncaknya pada 2017, ketika kota Mosul di Irak dan Raqqa di Suriah direbut pasukan pemerintah disokong koalisi pimpinan AS.

Saat ini, keberadaan pemimpin Irak Abu Bakr al-Baghdadi tidak diketahui, tetapi diyakini dia masih hidup.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kekuatan ISIS Tinggal Tersisa 500 Orang"

Baca: Turki Kecam Perlakuan China kepada Muslim Uighur, Disebut Jadi Sasaran Penyiksaan dan Cuci Otak

Baca: Tersandung Saat Resepsi, Pengantin Wanita Minta Cerai Setelah 3 Menit Menikah

Baca: Kisah AI China yang Dimatikan Karena Terlalu Ahli Menangkap Koruptor

Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved