Turki Kecam Perlakuan China kepada Muslim Uighur, Disebut Jadi Sasaran Penyiksaan dan Cuci Otak

Melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy, Turki menilai komunitas Muslim itu menjadi sasaran penyiksaan dan cuci otak.

Turki Kecam Perlakuan China kepada Muslim Uighur, Disebut Jadi Sasaran Penyiksaan dan Cuci Otak
AFP PHOTO / GREG BAKER
Warga Suku Uighur berkumpul usai menjalankan shalat di Masjid Id Kah di Kashgar, Xinjiang, China bagian barat, 19 April 2015. Pihak berwenang China telah membatasi ekspresi agama di Xinjiang, yang telah memicu perlawanan. (AFP PHOTO / GREG BAKER) 

Namun kalimat "martir peperangan" dalam lagu tersebut rupanya membuat otoritas China menganggap Heyit sebagai ancaman teroris.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Hami Aksoy menuturkan Uighur merupakan subyek "penyiksaan" di "kamp konsentrasi".

"Kebijakan asimilasi sistematis otoritas China terhadap warga Turk Uighur adalah hal yang memalukan bagi kemanusiaan," ucapnya.

Aksoy berujar laporan kematian Heyit yang Turki terima memperkuat reaksi mereka bahwa terdapat pelanggaran HAM serius di Xinjiang.

Dia kemudian meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk mengambil langkah efektif guna mengakhiri "tragedi kemanusiaan" di sana.

Uighur merupakan kelompok Muslim berbahasa Turki yang mengisi 45 persen populasi di Xinjiang.

Secara etnis dan kultur, mereka lebih dekat dengan bangsa Asia Tengah.

Dalam beberapa dekade terakhir, etnis Han (etnis mayoritas China) bermigrasi ke Xinjiang, sehingga membuat lingkungan serta kultur Uighur terancam.

Xinjiang yang berada di barat laut China mendapat status otonomi khusus, seperti Tibet yang berlokasi di kawasan selatan.(*)

Baca: Catat dan Ingat! Tahun Ini Pemkab Pidie Buka Formasi Pegawai Honorer K2 506 Orang, Guru Terbanyak

Baca: 5 Fakta Perilaku Siswa AA kepada Guru Nur Khalim, Emosi karena Gagal Bolos hingga Ajak Duel Guru

Baca: Zikir Akbar Polres Aceh Utara Masuk Rekor Dunia, Tiga Pejabat Ini Terima Penghargaan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: "Turki: Perlakuan China kepada Muslim Uighur Memalukan bagi Kemanusiaan", dan "China Rilis Video Musisi Muslim Uighur yang Dikabarkan Tewas".

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved