Zikir Akbar Polres Aceh Utara Masuk Rekor Dunia, Tiga Pejabat Ini Terima Penghargaan

Senior Manager LEPRID, Zandre Badak dalam sambutannya mengatakan kegiatan itu bukan hanya memecah rekor di Indonesia, tapi rekor dunia.

Zikir Akbar Polres Aceh Utara Masuk Rekor Dunia, Tiga Pejabat Ini Terima Penghargaan
SERAMBINEWS.COM/JAFAR YUSUF
Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin bersama Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib dan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara Tgk H Abdul Manan menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (LEPRID). 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin bersama Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib dan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara Tgk H Abdul Manan menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (LEPRID).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai pemrakarsa atas zikir akbar bersama calon legislatif dan masyarakat yang dihadiri 6.000 lebih jamaah, Minggu (10/2/2019) sore, di halaman Mapolres Aceh Utara.

Baca: Tersandung Saat Resepsi, Pengantin Wanita Minta Cerai Setelah 3 Menit Menikah

Baca: Selain Penerimaan PPPK di sscasn.bkn.go.id, Juga Ada Rekrutmen PLN untuk Lulusan S1, D-4 dan D-3

Baca: Skripsi #2019GantiPresiden Antarkan Mahasiswi Cantik Ini Jadi Wisudawan Terbaik di UNPAD

Sedangkan tiga perwira lainnya yang menerima penghargaan serupa adalah Wakapolres Aceh Utara Kompol Edwin Aldro SH, Kabag Ops Polres Aceh Utara AKP Iswahyudi SH, dan Kasat Sabhara Polres Aceh Utara Iptu Hendra Gunawan Tanjung.

Ketiganya mendapat penghargaan tersebut sebagai inisiator kegiatan.

Zikir akbar yang digagas Kapolres Aceh Utara ternyata diisi Evaluasi Kinerja Polres Aceh Utara secara terbuka bersama masyarakat dan masuk dalam rekor bersejarah evaluasi kinerja Polres Aceh Utara bersama masyarakat terbanyak.

Senior Manager LEPRID, Zandre Badak dalam sambutannya mengatakan kegiatan itu bukan hanya memecah rekor di Indonesia, tapi rekor dunia.

"Evaluasi kinerja Polres Aceh Utara dengan peserta 6.000 masyarakat dalam catatan rekor LEPRID belum pernah dilaksanakan di dunia sekali pun,” ujar Zandre Badak.

Sementara itu Kapolres Aceh Utara mengatakan tujuan diadakan acara ini adalah sebagai bahan evaluasi Polres Aceh Utara yang berani membuka diri untuk menerima kritik, saran, dan masukan demi memperbaiki kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Ke depannya diharapkan kinerja Polres Aceh Utara bisa lebih baik lagi dan bekerja berorientasi berdasarkan kepentingan masyarakat umum,” ujar AKBP Ian Rizkian.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved