Sopir L-300 Diduga Sengaja Tabrak Pengendara Sepmor

Sopir minibus L-300 BL 8386 NP berinisial Fak (53), warga Desa Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, diduga sengaja menabrak

Sopir L-300 Diduga Sengaja Tabrak Pengendara Sepmor
IST
GUGUN HARDI GUNAWAN, Kapolres Bireuen

* Meninggal di Lokasi

BIREUEN - Sopir minibus L-300 BL 8386 NP berinisial Fak (53), warga Desa Paya Lipah, Peusangan, Bireuen, diduga sengaja menabrak pengendara sepeda motor (sepmor) bernama Amrizal (40) , warga Jangka Masjid, Kecamatan Jangka, Bireuen, sekitar pukul 14.30 WIB, Minggu (10/2).

Sebelumnya, minibus yang disopiri Fak itu diduga menyerempet sepmor Supra BL 3243 UL yang sedang dikendarai Amrizal. Tanpa merasa bersalah, Fak tetap melajukan kendaraannya. Amrizal tak terima dicueki seperti itu. Lalu ia kejar minibus tersebut. Setelah berhasil ia susul di sebuah tikungan, Amrizal turun dari sepmornya, lalu ia parkir di pinggir jalan. Dengan penuh percaya diri Amrizal melangkah ke tengah jalan dan meminta sopir minibus itu menghentikan kendaraannya.

Fak terlihat memperlambat laju kendaraannya dan berhenti sejenak, seolah mengikuti instruksi Amrizal. Tapi tampaknya itu hanya taktik saja. Buktinya, begitu Amrizal mendekat ke arah minibus L-300 tersebut, Fak langsung tancap gas dan menabrak Amrizal.

Karena jaraknya sudah sangat dekat, Amrizal tak sempat menghindar dan ia akhirnya menjadi korban kenekatan Fak. Tubuhnya tersungkur di jalan. “Setelah menggilas tubuh korban, Fak langsung melanjutkan perjalanannya. Pelaku melarikan diri, kemudian menyerahkan diri ke Polsek Peusangan,” ujar Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH, kepada Serambi di Bireuen, Senin (11/2).

Setelah kejadian itu korban dilarikan ke Rumah Sakit Fauziah Bireuen. Namun, setibanya di rumah sakit nyawa korban tak tertolong. Korban yang meninggal tragis itu merupakan buruh harian lepas, bermukim di Desa Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka, Bireuen. Setelah divisum, jasad korban dibawa pulang ke rumahnya untuk dimakamkan.

Sedangkan sopir yang diduga sengaja menabrak korban ditahan di Mapolsek Peusangan kemudian dibawa ke Polres Bireuen untuk proses lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Eko Rendi Oktama SH mengatakan, walaupun kejadian itu adalah kecelakaan lalu lintas, tapi patut diduga ada unsur kesengajaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Ancaman hukuman untuk tindak pidana yang satu ini minimal 15 tahun penjara.

Sejumlah saksi kebetulan melihat kejadian yang menyebabkan Amrizal meninggal di tempat. Para saksi tak lain adalah penumpang minibus L-300 itu. Kepada penyidik mereka mengaku bahwa awalnya dalam perjalanan di ruas jalan kabupaten antara L-300 dan sepmor korban terserempet di salah satu lokasi dalam perjalanan tersebut.

Setelah itu, korban yang kemudian diketahui bernama Amrizal mengejar mobil tersebut. Setelah berhasil dia susul, Amrizal pun turun dari sepmornya. Lalu ia berdiri di jalan menyetop laju kendaraan Fak.

Laju kendaraan pun melambat, tapi tiba-tiba lari kencang lagi sehingga korban tergilas ban belakang mobil. Untungnya, selain beberapa penumpang L-300 ada juga sejumlah warga di kios terdekat yang melihat langsung kejadian itu. “Jadi, banyak saksi yang melihat kejadian itu mengarah kepada dugaan menabrak, bukan tertabrak,” ujar Kasat Reskrim yang didampingi KBO Reskrim Ipda Syafaruddin.

Kasat Reskrim yang ditanyai Serambi mengatakan sopir minibus itu tetap pada keterangannya bahwa korban tertabrak, bukan sengaja ia tabrak. Tapi keterangan tersangka bertolak belakang dengan keterangan sejumlah saksi yang kebetulan merupakan penumpang di mobil tersangka.

Begitupun, Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH mengatakan, aparat penegak hukum pada intinya tidak ingin mempersalahkan dan mempidanakan seseorang apabila buktinya tidak cukup. Dan dalam hukum, satu bukti, bukanlah bukti. “Biarlah nanti di pengadilan semuanya akan diuji,” kata Kasat Reskrim Polres Bireuen. (yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved