5 Fakta Kericuhan Sidang Ahmad Dhani di Surabaya, Jaksa dan Pengacara Saling Dorong

Sidang kasus vlog "idiot" Ahmad Dhani berujung ricuh, Selasa (12/2/2019), di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

5 Fakta Kericuhan Sidang Ahmad Dhani di Surabaya, Jaksa dan Pengacara Saling Dorong
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Musisi dan politikus Ahmad Dhani Prasetya (ADP) menjalani sidang kedua dengan agenda pembacaan eksepsi di Ruang Cakra, PN Surabaya, Selasa, (12/2/2019). Ahmad Dhani diajukan ke meja hijau karena diduga terlibat kasus ujaran kebencian. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

SERAMBINEWS.COM - Sidang kasus vlog "idiot" Ahmad Dhani berujung ricuh, Selasa (12/2/2019), di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Kericuhan terjadi saat jaksa meminta tersangka Ahmad Dhani untuk segera ke mobil tahan agar bisa dikembalikan ke Rutan Klas I Surabaya.

Namun, tim kuasa hukum tersangka dan sejumlah orang menghalanginya.

Aksi dorong pun tak terhindarkan.

Berikut ini sejumlah fakta terkait sidang kasus Ahmad Dhani:

1. Ahmad Dhani minta media jangan sebut dia tahanan

S
Ahmad Dhani diperiksa saat mengurus adminitrasi di rutan Cipinang, Jakarta Timur(Dokumentasi Staf Rutan Cipinang)

 Usai sidang lanjutan kasus vlog "idiot" di PN Surabaya, Ahmad Dhani menyebut dirinya bukanlah seorang tahanan.

Dia juga mengaku tidak tahu mengapa dirinya ditahan selama 30 hari oleh Pengadilan Tinggi DKI, setelah divonis dalam sidang perkara ujaran kebencian di Pengadilan Jakarta Selatan, 28 Januari 2019.

"Saya bukan tahanan. Saya juga tidak sedang ditahan atas vonis 18 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam kasus ujaran kebencian. Saya ditahan oleh Pengadilan Tinggi DKI, tanpa saya tahu sebabnya," kata Dhani, Selasa (12/2/2019).

Dhani juga menyinggung pemberitaan di media dua pekan terakhir adalah salah dan menyesatkan.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved