Diminta Evaluasi Penetapan Sekolah Tertinggal, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Abdya

Dinas Pendidikan Abdya tidak berwenang untuk merevisi dan mengevaluasi data sekolah tertinggal dan sangat tertinggal.

Diminta Evaluasi Penetapan Sekolah Tertinggal, Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Abdya
Dok: KoBar-GB Abdya
Ketua KoBAR-GB Abdya, Rusli bersama Kadisdikbud Abdya, Jauhari SPd, Selasa (22/1/2019) meninjau ruangan komputer SMPN 3 Babahrot yang dibobol maling. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat Daya (Abdya) mengaku tidak berwenang untuk merevisi dan mengevaluasi data sekolah tertinggal dan sangat tertinggal yang telah ditetapkan Kementrian Pendidikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disdikbud Abdya, Jauhari SPd melalui Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Dr Muhibbudin MEg saat menanggapi permintaan Koalisi Barisan Guru Bersatu (KoBar-GB) Abdya yang menilai penetepan sekolah tertinggal dan sekolah sangat tertinggal di Abdya tidak sesuai fakta di lapangan.

"Itu data Kemendikbud, mereka dapatnya dari Kemendes," ujar Kabid GTK Disdikbud Abdya Dr Muhibbudin MEng.

Baca: Dinas Pendidikan Abdya Genjot Kapasitas Guru, Ini Metode yang Disarankan

Sehingga, kata Muhib, pihainya tidak berwenang untuk merubah SK kementria tersebut.

"Memang itu sangat aneh, dan harus dirubah. Tapi kewenangan merubah itu, tidak ada pada kami," sebutnya.

Salah satu keanehan, katanya, salah satu sekolah dasar di Kecamatan yang tidak jauh dari kabupaten Abdya disebut dalam SK itu sebagai sekolah tertinggal.

Baca: Kobar GB Minta Penetapan Sekolah Tertinggal di Abdya Dievaluasi, tidak Sesuai Fakta di Lapangan

"Harusnya, sekolah Babahrot dan pedalaman Kuala Batee bisa dikategorikan sekolah tertinggal, bukan sekolah di Jeumpa," katanya.

Meski begitu, Muhib mengaku akan menyampaikan persoalan itu ke kepada dinas dan Bupati Abdya untuk mencari solusi, sebelum berdampak besar kedepannya.

"Insya Allah, persoalan ini, juga akan menjadi bahan kami untuk menyampaikan kepada pak kadis dan pak bupati, dan segera teratasi," pungkasnya. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved