Perampokan Bersenjata

Kehilangan Mobil dan 300 Dus Rokok, Korban Perampokan Bersenjata di Peudada, Bireuen Rugi Rp 2 M

Rokok yang dibawa dari Lhokseumawe tujuan ke pedagang di Bireuen, Peudada, Peulimbang sampai Samalanga, merupakan distribusi rutin.

Kehilangan Mobil dan 300 Dus Rokok, Korban Perampokan Bersenjata di Peudada, Bireuen Rugi Rp 2 M
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Sopir dan dua sales mobil box yang dihadang di Peudada, Rabu (13/2) sedang memberikan keterangan di SPKT Polres Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sopir serta dua sales rokok yang menjadi korban perampokan bersenjata menglami kerugian mencapai Rp 2 miliar.

“Kalau barang dalam mobil berupa rokok sebanyak 300 kotak besar harganya sekitar Rp 2 miliar, belum lagi uang dan HP kami juga dirampas mereka,” ujar Armiadi yang didampingi Hari Syahrian (37) selaku sales utama dan Teuku Ilhami (21) juga sales yang sudah bekerja selama dua tahun di perusahaan tersebut kepada Serambinews.com, Rabu (13/2/2019).

Baca: Komplotan Bersenjata Rampok Truk Rokok di Peudada, Mulut Korban Dilakban, Tangan dan Kaki Diikat

Baca: Tim Polres Bireuen Jemput Korban Penghadangan Mobil Box Dengan Senjata Api

Baca: Satu Mobil Box Dihadang di Peudada Bireuen, Pelaku Gunakan Senjata Api

Rokok yang dibawa dari Lhokseumawe tujuan ke pedagang di Bireuen, Peudada, Peulimbang sampai Samalanga, merupakan distribusi rutin.

“Kemarin waktu berangkat seperti biasa, uang operasional sama abang (Heri Syahrian) saya sebagai sopir dan sudah biasa,” ujarnya.

Adanya penghadangan tersebut tidak diperkirakan sama sekali, karena jalan lintas nasional dan kawasan itu agak sepi.(*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved