Kementerian Perdagangan Terbitkan Izin Impor Gula Sebanyak 1,4 Juta Ton

AGRI terdiri dari 11 perusahaan yang memiliki wewenang untuk mengimpor gula mentah rafinasi dan mengolahnya

Kementerian Perdagangan Terbitkan Izin Impor Gula Sebanyak 1,4 Juta Ton
SERAMBI/BUDI FATRIA
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan memantau persediaan beras dan gula di gudang Bulog Aceh, Lambaro, Aceh Besar, Selasa (18/4). SERAMBI/BUDI FATRIA 

SERAMBINEWS.COM - Kementerian Perdagangan (Kemdag) telah menerbitkan Perizinan Impor (PI) untuk komoditas gula dan garam.

Untuk gula, PI yang terbit untuk semester pertama memiliki kuota 1,4 juta ton.

Sedangkan PI untuk garam akan disesuaikan dengan pemenuhan kriteria rekomendasi dari Kementerian Perindustrian (Kemperin).

Baca: Pastikan Bukan Bagian Tim Kampanye Pilpres, Yusuf Mansur: Saya Doakan Jokowi, Juga Doakan Prabowo

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemdag Oke Nurwan mengkonfirmasi bahwa PI untuk semester pertama ini sudah terbit.

"Sudah terbit untuk 11 anggota AGRI (Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia)," jelasnya kepada Kontan, Rabu (13/2/2019). 

AGRI terdiri dari 11 perusahaan yang memiliki wewenang untuk mengimpor gula mentah rafinasi dan mengolahnya.

Adapun PI yang diterbitkan ini merupakan sebagian dari total kuota tahun ini untuk impor gula mentah rafinasi untuk industri di 2,8 juta ton.

Baca: Wajahnya di Spanduk Ditutup Stiker Caleg PSI, Politisi PDIP Masinton Pasaribu Geram

Sedangkan untuk PI Garam, Oke menyampaikan penerbitan PI hanya kepada perusahaan yang sudah melengkapi rekomendasi dari Kemenperin.

Hal tersebut dikonfrimasi oleh Achmad Sigit Dwiwahjono Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian. Menurutnya kini penerbitan PI garam tengah diatur tahapannya.

"Karena pertimbangan gudang dan just-in-time-management mereka. Jadi tidak perlu kita atur persemester,karena kebutuhannya sudah pasti dan dapat dihitung sesuai kapasitas produksinya," jelasnya kepada Kontan.

Baca: HUT Ke-30 Serambi Indonesia Dirayakan dalam Kebersamaan dan Rasa Syukur

Memang, dalam catatan Kontan pemerintah sebelumnya menugaskan lintas kementerian untuk melakukan pemeriksaan stok garam di gudang importir dan industri.

Kemudian, dalam perhitungan Achmad untuk saat ini, kebutuhan sektor industri pada garam impor yang tidak bisa dipenuhi lokal adalah untuk memenuhi industri Chlor Alkali Plant untuk dua industri yang akan menghabiskan hingga 1,68 juta ton garam.

Kemudian ada juga kebutuhan unduk industri pulp dan kertas, serta untuk industri farmasi dan makanan dan minumam.(*)

Baca: Syahrini dan Reino Barack Sama-sama Tajir, Ternyata Ini Sumber Kekayaan Keduanya

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Kemdag telah terbitkan izin impor gula semester I sebanyak 1,4 juta ton

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved