KPK Telusuri Aliran Dana

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menelusuri dugaan aliran dana kepada staf Anggota DPR Nasir Djamil

KPK Telusuri Aliran Dana
SAUT SITUMORANG, Wakil Ketua KPK 

* Untuk Staf Nasir Djamil

BANDA ACEH - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menelusuri dugaan aliran dana kepada staf Anggota DPR Nasir Djamil bernama Rizal sebagaimana terungkap pada fakta persidangan kasus suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun 2018 dengan terdakwa Gubernur Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (11/2).

Dilansir dari tribunnews.com, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah berujar, tim penyidik akan menjerat politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu jika terbukti benar ada aliran dana Rp 1 miliar melalui stafnya dalam kasus tersebut.

“Karena ini fakta persidangan, sama seperti kasus-kasus yang lain. Tentu JPU (jaksa penuntut umum) akan menganalisis terlebih dahulu,” ujar Febri kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/2).

Sebagaimana diberitakan kemarin, dugaan aliran dana kepada Rizal, staf Nasir Djamil terungkap saat Direktur PT Tempura Alam Nanggroe, Dedi Mulyadi yang juga pengusaha asal Aceh memberikan kesaksian dalam persidangan terdakwa Irwandi Yusuf dua hari lalu.

Dedi hadir dalam sidang itu bersaksi untuk terdakwa Irwandi Yusuf dan dua terdakwa lainnya, yakni Teuku Saiful Bahri dan Hendri Yuzal. Nama Nasir Djamil disebut saat Dedi menyatakan bahwa staf Nasir yang bernama Rizal-lah terima uang Rp 1 miliar.

Rizal adalah Asisten Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Muhammad Nasir Djamil. Dia diduga menerima uang Rp 1 miliar dari Direktur PT Tempura Alam Nanggroe, Dedi Mulyadi. Dedi mengaku memberi uang itu karena Rizal telah memberinya proyek.

“Tapi Bang Nasir Djamil enggak tahu apa-apa itu. Urusan itu tidak dengan Bang Nasir. Yang menawarkan pekerjaan itu kepada saya, ya Rizal,” ucap Dedi saat bersaksi dalam sidang dugaan suap dan gratifikasi tersebut seperti diberitakan sebelumnya.

Dilansir dari republika.co.id, Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan, pihaknya bakal menindaklanjuti dugaan adanya aliran dana kepada staf Anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil dari pengusaha Aceh. Menurut Saut, saat ini KPK masih menunggu laporan detail dari jaksa penuntut terkait fakta-fakta yang muncul dalam persidangan Gubernur Irwandi Yusuf.

“Nanti Jaksa KPK akan menyimpulkan dan melaporkan kepada pimpinan seperti apa posisi yang bersangkutan (Nasir Djamil) dalam kasus tersebut. Jaksa KPK akan membuat laporan seperti apa hal itu bisa dikembangkan,” kata Saut dalam pesan singkatnya, Selasa (12/2).

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved