Respons Presiden, Pejabat Aceh Ramai ke Sikundo

VIDEO tentang prihatinnya kondisi kehidupan penduduk Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat

Respons Presiden, Pejabat Aceh Ramai ke Sikundo
SERAMBI/RIZWAN
MOBIL melintasi jalan yang berlumpur menuju lokasi objek wisata Tugu Teuku Umar dan Tugu Prasamya di Ujong Kalak, Meulaboh, Aceh Barat, Minggu (10/2). 

VIDEO tentang prihatinnya kondisi kehidupan penduduk Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, khususnya tentang jembatan seutas kabel di atas Krueng (Sungai) Sikundo yang disiarkan sebuah stasiun televisi swasta cukup berhasil memantik simpati publik.

Terlebih lagi setelah Presiden Jokowi pun ikut meresponsnya. Dalam akun facebook dan instragramnya, Presiden Jokowi menulis, “Masih ingat kabar warga Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, di Aceh Barat yang bila bepergian ke luar kampung harus menyeberangi sungai dengan meniti jembatan kabel ala Indiana Jones? Itu tahun 2016.”

Begitulah kalimat pembuka tulisan Presiden Jokowi yang memosting foto jembatan gantung di Desa Sikundo, Aceh Barat. Dalam postingan pada Senin (11/2) malam itu, Presiden Jokowi menulis, sebuah jembatan telah terentang di atas Sungai Sikundo, jembatan gantung sepanjang 90 meter yang layak, bisa dilalui kendaraan roda dua, dan rencananya juga untuk roda empat.

Jembatan Gantung Sikundo yang menghubungkan Desa Sikundo ke Desa Jambak, dibangun pemerintah selama dua tahun dengan biaya Rp3,74 miliar. Pelajar-pelajar Desa Sikundo, juga warga, kini tak lagi harus meniti kabel apabila hendak ke sekolah atau ke luar desa.

Desa yang dihuni 138 jiwa penduduk itu merupakan desa pedalaman. Butuh waktu tiga jam perjalanan ke lokasi tersebut. Medannya sulit dilalui, terutama pada musim penghujan karena air Krueng Meureubo yang melintasi kawasan jalan desa itu meluap. Belum lagi jalan yang hancur berlumpur serta jalan yang sepi.

Nah, setelah video tentang jembatan yang terbuat dari seutas kabel itu viral, apalagi Presiden Jokowi sudah mengomentarinya, menyebabkan banyak pejabat ramai datang ke Sikundo. Sejauh amatan Serambi, pejabat yang datang ke Sikundo mendadak ramai. Misalnya, pada Sabtu (9/2) lalu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), HT Ahmad Dadek SH bersama tim Pemerintah Aceh didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Barat, Bukhari, serta Camat Pante Ceureumen, Teuku Juanda.

Sehari kemudian, pada Minggu (10/2), giliran rombongan Danrem 012/TU, Kol Inf Aswardi didampingi Dandim Letkol Kav Nurul Diyanto yang datang ke Sikundo.

Berikutnya, pada Selasa (12/2) Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa bersama Kakankemeng Khairul Azhar dan Manajer PLN UP3 Meulaboh, Ediwan berkunjung ke Sikundo. “Semoga ini menjadi awal yang baik untuk memacu pembangunan di desa kami,” ujar seorang wanita di Desa Sikundo, Selasa (12/2).

Rombongan Polres, Kemenag, dan PLN kemarin dijamu pula untuk makan siang di rumah yang berkonstruksi papan dengan makanan khas Desa Sikundo. “Kami berharap ke depan Sikundo bisa maju dan sama dengan desa-desa lain di Aceh Barat,” harap Keuchik Sikundo, Jauhari.

Wanita hamil
Persoalan yang masih miris dialami penduduk Desa Sikundo adalah ketika wanitanya hamil dan memerlukan puskesmas, dokter, atau minimal bidan desa. Anak-anak pun butuh sekolah.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved