VIDEO - Ditengah Hilangnya Bagasi Gratis Maskapai, Begini Nasib Porter Bandara

Disisi lain, kebijakan ini secara tak langsung berefek pada pekerja di lingkungan bandara, yakni mereka para pemberi jasa porter.

SERAMBINEWS.COM, BLANGBINTANG – Kebijakan mencabut bagasi gratis oleh pihak maskapai menjadi perhatian banyak pihak, terutama protes dari penumpang maupun calon penumpang.

Disisi lain, kebijakan ini secara tak langsung berefek pada pekerja di lingkungan bandara, yakni mereka para pemberi jasa porter.

Di bandara internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, jasa porter ternyata tak lantas sepi peminat.

Meski banyak penumpang memilih membawa sendiri bawaannya, namun sebagain lainnya masih memilih jasa porter.

Syahril dan Muhammad Isa yang berbagi waktu dengan Serambi on TV mengaku kebijakan bagasi berbayar tak memberi pengaruh berarti. Alasannya pemakai jasa mereka umumnya adalah pelanggan tetap.

Sementara untuk penghasilan, setiap bulannya Syahril dan Isa bisa membawa pulang Rp 2 juta.

Mereka bekerja dengan sistem shift bersama 38 rekannya yang sama-sama ernaung di bawah CV Akram.

Baca: Di Debat Pilpres Kedua, Prabowo Akan Ungkap Berbagai Kegagalan Pemerintahan Jokowi

Baca: Viral Siswa Tantang Guru karena Ditegur Merokok, Ini Ceramah Ustadz Somad Soal Adab Murid Pada Guru

Baca: Bandara Hang Nadim Makin Sepi, Porter Kehilangan Job, Sehari Dapat Rp 20 Ribu hingga Rp 50 Ribu

Penulis: Nurul Hayati
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved