Menlu Thailand Terbang ke Manama, Bertemu Pangeran Mahkota Bahrain Bahas Kasus Hakeem al-Araibi

Hakeem al-Araibi dicari negaranya karena tuduhan merusak kantor polisi, dalam unjuk rasa antipemerintah pada tahun 2014

Menlu Thailand Terbang ke Manama, Bertemu Pangeran Mahkota Bahrain Bahas Kasus Hakeem al-Araibi
AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
Pesepakbola asal Bahrain, Hakeem al-Araibi (tengah), dikawal ke ruang sidang di Bangkok, Thailand, Senin (4/2/2019). (AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA) 

Menlu Thailand Terbang ke Manama, Bertemu Pangeran Mahkota Bahrain Bahas Kasus Hakeem al-Araibi

 

SERAMBINEWS.COM, ANKARA – Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai terbang ke Manama, ibukota Bahraian, untuk sebuah pertemuan "rahasia" menyusul kemarahan global atas penahanan seorang pemain sepak bola Bahrain di Bangkok, lapor media Thailand, Rabu (14/2/2019).

Menlu Thailand Don Pramudwinai bertemu dengan Pangeran Mahkota Bahrain Salman bin Hamad bin Isa Al Khalifa, pada hari Minggu (10/2/2019).

Menlu Thailand Don Pramudwinai bertemu Pangeran Mahkota Bahrain Salman bin Hamad bin Isa Al Khalifa, di Manama, Bahrain, Minggu (10/2/2019).
Menlu Thailand Don Pramudwinai bertemu Pangeran Mahkota Bahrain Salman bin Hamad bin Isa Al Khalifa, di Manama, Bahrain, Minggu (10/2/2019). (www.bna.bh)

Keduanya membahas nasib Hakeem al-Araibi, mantan anggota tim sepakbola nasional Bahrain yang dicari negaranya karena tuduhan merusak kantor polisi, dalam unjuk rasa antipemerintah pada tahun 2014.

Harian Thailand, Bangkok Post melaporkan, di antara topik yang dibahas termasuk kemungkinan ekstradisi Hakeem al-Araibi dari Bangkok ke Manama.

Hakeem al-Araibi (25), ditahan oleh polisi Thailand November lalu dan dibebaskan Senin lalu setelah Bahrain mencabut permintaan ekstradisinya.

Baca: Timnas Australia tolak bertanding di Thailand, Solidaritas untuk Hakeem al-Araibi

Penahanan Araibi, yang telah hidup sebagai pengungsi di Australia sejak 2014, mengundang kecaman global terhadap negara Thailand.

Beberapa elemen menggelar aksi demonstrasi menuntut pembebasan pesepakbola tersebut.

Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha juga "terlibat langsung" dalam diplomasi, lapor surat kabar itu.

Halaman
123
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved