Tujuh Pria Bersenpi Rampok Mobil Boks

Tujuh pria naik mobil Toyota Avanza putih merampok mobil boks jenis Mitsubishi Fuso BL 8243 GA yang sedang mengangkut

Tujuh Pria Bersenpi Rampok Mobil Boks
IST

Bahkan, menurut Armiadi, dalam perjalanan tersebut kepala mereka sering diketok dengan gagang senjata apabila bergerak.

Kemudian, setelah melaju sekitar delapan jam tiba-tiba mobil berhenti dan mereka disuruh turun. “Kami diturunkan di sebuah perkebunan sawit di Langsa, kami nggak tahu di desa mana,” ujar Armiadi.

Setelah para korban diturunkan, pelaku bersama mobl boks dan Avanza pun tancap gas. “Kami ketakutan dan menyeberang jalan mendekati salah satu kios untuk minta bantu, tapi warga kebingunan melihat kami. Saat kami minta pinjam hp ternyata mereka bilang tidak punya. Mungkin karena mereka takut. Lalu kami jumpai warga yang lain dan minta pinjam hp. Alhamdulillah dikasih pinjam,” ujarnya.

Tapi saat hp itu dipinjamkan seseorang ternyata pulsanya sudah habis. Sedangkan uang yang tersisa di kantong vuma Rp 30.000 lebih. Dengan itulah pulsa hp dibeli. “Saya menghubungi istri di rumah dan mengabarkan kejadian yang menimpa kami dan saya minta nomor telepon kantor,” ujar Armiadi yang diamini oleh dua sales.

Mereka bertiga akhirnya diarahkan manajemen kantor untuk melapor ke Polres Kota Langsa, sedangkan orang kantor di Lhokseumawe memberitahukan keberadaan mereka ke Polres Bireuen.

Menjawab Serambi makan malam di mana, Armiadi mengaku makan di Langsa setelah melapor ke Polres Langsa. “Nggak dikasih apa-apa dalam mobil. Yang ada justru kepala kami diketok mereka,” ujar Armiadi.

Setelah melapor ke sana, beberapa jam kemudian datang personel Polres Bireuen dan menjemput mereka untuk dibawa pulang ke Mapolres Bireuen. Tujuannya untuk membuat laporan karena kejadiannya di wilayah hukum Bireuen. (yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved