Ketua Apdesi Agara Desak Polisi Tuntaskan Pengusutan Kasus Dana BHP UGL Rp 1,7 Miliar

Ketua Apdesi Agara minta polisi menuntaskan pengusutan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Yayasan Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane.

Ketua Apdesi Agara Desak Polisi Tuntaskan Pengusutan Kasus Dana BHP UGL Rp 1,7 Miliar
edunews
ilustrasi 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Aceh Tenggara (Agara), Nawi Sekedang, mendesak pihak Polres Aceh Tenggara untuk menuntaskan pengusutan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Yayasan Universitas Gunung Leuser (UGL) Kutacane.

Kasus ini terkait pengelolaan dana Bagi Hasil Pajak (BHP) dan retribusi daerah dari 384 desa di Agara yang ditransfer ke rekening desa mencapai Rp 1,7 miliar. 

Baca: 35 Pejabat Aceh Tenggara Ikuti Seleksi Lelang Jabatan Eselon II di Medan

Baca: Polisi Bekuk Dua Pelaku Kriminal Bersenjata di Aceh Timur, Sita Satu AK 56 dan Sejumlah Barang Lain

Baca: Rocky Gerung Sebut Ada Jurnalis Senior yang Larang Tonton ILC, Bagaimana Reaksi Karni Ilyas?

Nawi Sekedang, Jumat (15/2/2019) mengatakan, mereka berharap penyidik Polres Agara dapat secepatnya menuntaskan kasus dugaan korupsi dana BHP di UGL Kutacane.

“Ini sangat penting, karena dengan terungkapnya kasus ini, maka akan diketahui kemana saja aliran dana BHP digunakan,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Hardeny SIK,  mengatakan kasus UGL Kutacane ini masih dalam proses penyelidikan.

“Kasus ini masih ditangani dan akan dipanggil sejumlah pihak terkait untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved