Polisi Bekuk Kelompok Bersenpi

Tim dari Satuan Tugas Kelompok Kriminal Bersenjata (Satgas KKB) Polda Aceh dibantu jajaran Polres Aceh Timur berhasil membekuk dua orang

Polisi Bekuk  Kelompok Bersenpi
Foto Dokumen Polda Aceh
Dua pelaku kriminal bersenjata bersama sejumlah barang bukti yang berhasil diciduk polisi di Aceh Timur, Kamis (14/2/2019). Foto Dokumen Polda Aceh 

* Senjata dan Amunisi Disita

BANDA ACEH - Tim dari Satuan Tugas Kelompok Kriminal Bersenjata (Satgas KKB) Polda Aceh dibantu jajaran Polres Aceh Timur berhasil membekuk dua orang yang diduga sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata api (senpi) di Aceh Timur. Selain menangkap dua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata dan sejumlah amunisi.

Informasi tentang penangkapan dua tersangka pelaku itu disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono SIK MSi kepada Serambi, Jumat (15/2).

Menurut Kabid Humas, Kamis (14/2) sekira pukul 10.00 WIB tim memperoleh informasi tentang keberadaan seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) berinisial Nas yang beralamat di Buket Kruet, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan pengintaian di lokasi tersangka berada, yakni Simpang Empat Lhok Nibong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

“Di lokasi itu tim menemukan tersangka. Saat hendak dilakukan penangkapan yang bersangkutan melarikan diri dengan meninggalkan satu unit sepeda motor Honda Supra GTR bernomor polisi 6765. Tim hanya berhasil mengamankan sepmor ke Polsek Pante Bidari, Polres Aceh Timur,” kata Kombes Pol Ery.

Selanjutnya, pukul 17.00 WIB, tim kembali melakukan pengintaian menggunakan peralatan IT untuk melacak keberadaan anggota kelompok tersebut yang berinisial Nas. “Hasil pelacakan, tersangka Nas diketahui berada di Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara,” katanya.

Setelah memastikan keberadaannya sekira pukul 19.30 WIB, tim melakukan breafing untuk menindak tersangka. Pada saat dilakukan penindakan, tim berhasil mengamankan dua tersangka pelaku, masing-masing berinisial Nas (32) dan Sul alias Sal alias Ap (38), keduanya beralamat di Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur.

Kemudian tim melakukan pengembangan. Dari hasil pemeriksaan kedua tersangka berhasil ditemukan barang bukti di rumah istri pertama tersangka Sul alias Sal, berupa sepucuk senpi jenis AK-56 dan 64 butir peluru berkaliber 7,56.

“Sementara barang bukti lainnya yang ditemukan di rumah tersangka Nas adalah baju jubah warna putih, kain serban warna hijau, dan kain serban hitam yang digunakan pada saat upacara deklarasi Kerajaan Islam Aceh Darussalam,” kata Kombes Pol Ery.

Saat ini kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Aceh Timur guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. “Masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kedua tersangka yang sudah kita tangkap ini,” pungkas Kombes Pol Ery Apriyono. (dan)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved