Sebagian Fondasi Arena MTQ Provinsi Runtuh

Sebagian atau sekitar 50 meter fondasi penahan tanah timbunan di lokasi yang disiapkan sebagai arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-34

Sebagian Fondasi Arena  MTQ Provinsi Runtuh
Serambinews.com
Lahan yang bersisian dengan Kantor Bupati Pidie dan Baitul Mal di Jalan Prof A Majid Ibrahim yang akan dijadikan arena MTQ ke 34 tingkat Provinsi Aceh, mulai ditanami pohon, Kamis (14/2/2019). 

SIGLI - Sebagian atau sekitar 50 meter fondasi penahan tanah timbunan di lokasi yang disiapkan sebagai arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-34 Tingkat Provinsi Aceh di Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Pidie, mulai runtuh. Amatan Serambi, Jumat (15/2), lokasi runtuhnya fondasi itu ada di tiga titik. Di setiap titik, beton yang runtuh panjangnya 10-20 meter. Sisa bengkalai beton yang ambruk tersebut sudah diletakkan di atas tanah timbunan.

Ketua Komisi C DPRK Pidie, Isa Alima menyesalkan pelaksanaan proyek tanah timbunan di lokasi MTQ tersebut yang kurang bagus. “Jangan beralasan cuaca, tapi kekuatan fondasi harus disertai dengan kecukupan semen,” ujarnya saat meninjau lokasi itu kemarin.

Isa memperkirakan, fondasi (dasar bangunan) itu kekurangan pipa paralon shingga tak mampu menahan beban, apalagi nanti bila di atasnya dipasang pagar. “Kami minta dinas terkait dan konsultan pengawas memperhatikan supaya proyek tersebut disesuaikan dengan spek dan kondisi lapangan,” harapnya.

Sementara itu, Keuchik Lampeudeu Baroh, Muhammad Nazar yang ditemui Serambi di lokasi tersebut mengatakan, tiga hari lalu kawasan itu diguyur hujan deras. Akibatnya, air di saluran meluap hingga menggenangi badan jalan. “Kami waswas juga, takut banjir bandang karena hujan terus-menerus,” katanya.

Karena itu, ia berharap pengerjaan proyek tersebut dapat dilakukan sesuai spesifikasinya. “Kami harap fondasi yang rusak tersebut diperbaiki sehingga lokasi itu aman dari banjir,” harap Nazar.

Sedang diperbaiki
Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pidie, Muhammad Adam MM, menjawab Serambi kemarin mengatakan, pihaknya sudah memanggil rekanan dan meminta fondasi yang rusak itu segera diperbaiki. “Iya sedang dikerjakan. Kita kasih waktu sepuluh hari agar perbaikan pondasi yang rusak tersebut selesai,” tandasnya.

Adam menambahkan, pihaknya juga sedang menyiapkan berkas untuk tender pembuatan drainase di seputaran arena MTQ itu. Drainase itu nanti diharapkan dapat menampung air buangan dari gedung, perkantoran, dan rumah di kawasan tersebut. “Untuk pembangunan drainase kita siapkan dana sekitar dua miliar rupiah. Proyek ini kita harapkan selesai sebelum pelaksanaan MTQ,” pungkas Muhammad Adam.(aya)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved