Staf Dubes Australia Kunjungi MIN Lambhuk

Kepala Bagian Politik dan Komunikasi Strategis Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Dr Dave Peebles

Staf Dubes Australia  Kunjungi MIN Lambhuk
SERAMBI/BUDI FATRIA
Sekretaris Redaksi Serambi Indonesia, Bukhari M Ali didampingi Manajer Multimedia, Zainal Arifin M Nur menerima kunjungan silaturahmi Kepala Bagian Politik dan Komunikasi Strategis Kedubes Australia di Indonesia, Dave Peebles, di Kantor Serambi Indonesia, di Meunasah Manyang Pagar Air, Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (14/2). 

BANDA ACEH - Kepala Bagian Politik dan Komunikasi Strategis Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Dr Dave Peebles, Jumat (15/2), mengunjungi MIN 9 Lambhuk, Banda Aceh. Kunjungan staf utusan Dubes Australia ke madrasah itu disambut Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh, Nurazizah, dan Kepala MIN 9, Hj Ummiyani SAg MAg.

Selain agenda ke Aceh dalam rangka monitoring beberapa program kerja sama Indonesia-Australia bidang politik dan pendidikan, kedatangan Dave Peebles ke MIN Lambhuk untuk melihat perkembangan program gerakan sosial di madrasah tersebut dalam upaya pencegahan korupsi berbasis keluarga, dengan sasaran keluarga serta melalui pendidikan anak-anak di madrasah.

Program pencegahan korupsi dengan jangkauan informasi adalah keluarga serta pendidikan anak-anak di madrasah itu, merupakan realisasi program gerakan sosial Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) yang lahir di Aceh sejak 2016 silam. “Maksud kedatangan pak Dave ke madrasah kami, ingin melihat sejauh mana pendidikan upaya pencegahan korupsi itu telah berjalan melalui pendidikan anak-anak,” kata Kepala MIN Lambhuk, Hj Ummiyani, kepada Serambi.

Ummiyani yang juga agen SPAK itu menyebutkan, dalam upaya pencegahan perilaku koruptif, maka sejak dini nilai-nilai luhur dan menjadi keteladanan Rasulullah Saw itu harus terus digalakkan. “Alhamdulillah, ada 9 nilai-nilai yang kami diterapkan di MIN 9, dan menjadi pesan moral bagi guru dan anak didik kami di madrasah khususnya sejak usia dini,” sebutnya.

Ke-9 nilai itu, yakni kejujuran, kesederhanaan, keadilan, kepedulian, kerjasama, kegigihan, kemandirian, keberanian, dan disiplin. “Bila 9 nilai ini telah tertanam dan menjadi karakter pada diri kita dan keluarga kita, terutama anak-anak kita, maka perilaku koruptif bisa dihilangkan,” ujarnya.

Ketua DWP Kanwil Kemenag Aceh, Nurazizah menjelaskan, program SPAK merupakan program yang didukung Kedubes Australia, melalui AIPJ. “Program SPAK Kemenag yang dimotori Inspektorat Jenderal dan DWP bekerja sama dengan AIPJ, telah melahirkan banyak agen dan kader SPAK di seluruh nusantara, termasuk di Provinsi Aceh,” pungkas istri dari Drs HM Daud Pakeh yang juga Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh itu.(mir)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved