Ushuluddin Gelar Seminar Internasional

Mahasiswa dan dosen Program Studi (Prodi) Studi Agama-agama (SAA) Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Ushuluddin Gelar  Seminar Internasional
IST
Fakultas Sains dan Teknologi UIN Ar-Raniry 

BANDA ACEH - Mahasiswa dan dosen Program Studi (Prodi) Studi Agama-agama (SAA) Fakultas Ushuluddin UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengadakan seminar internasional di ruang dekan fakultas tersebut, Jumat (15/2). Seminar tersebut mengangkat tema ‘Strategi pengembangan dan pengelolaan studi agama-agama yang bertaraf internasional’.

Hadir sebagai pemateri, Prof Madya Mohd Zailani dari Universitas Utara Malaysia dan Dr Husna Amin MHum dari Lembaga penjaminan mutu UIN Ar-Raniry. Para mahasiswa, alumni studi agama-agama, dan para dosen diberi pencerahan, pengetahuan, motivasi dan pengembangan dalam pengelolaan studi agama-agama bertaraf internasional oleh Prof Madya Mohd Zailani.

Prof Madya sendiri juga pernah menjadi mahasiswa studi agama-agama di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada tahun 1993 dan menyelesaikan strata satu (S1) pada tahun 1997. “Yang perlu dilakukan dalam sistem pengembangan studi adalah sosialisasi di masyarakat, menempatkan mahasiswa untuk melakukan bakti sosial di dayah terpadu atau modern, supaya nantinya para calon serjana kita bisa mengasah skil, cara komunikasi dengan masyarakat, dan bisa menimbulkan mental dalam menyikapi zaman globalisasi ini,” katanya.

Strategi awal yang perlu dilakukan pihak prodi adalah menjalin hubungan dengan berbagai universitas nasional maupun internasional. Membuat MoU dan studi banding supaya dosen-dosen dan mahasiswa lebih berkompeten dan bisa bertukar pikiran.

Ketua prodi SAA sekaligus Ketua panitia pelaksana, Mawardi SThi MA mengatakan, pengembangan dan pengelolaan studi agama-agama sangatlah penting untuk dibahas sehingga diharapkan mampu mencapai level internasional.

Pihaknya optimis dalam mengembangkan prodi SAA dengan syarat semua pihak dosen dan para alumni harus bekerja sama sehingga membuahkan hasil yang baik. “Dengan seminar dan temu alumni ini, para mahasiswa SAA diharapkan lebih termotivasi untuk mengembangkan bakat dan kemampuan,” pungkasnya.

Seminar internasional dan temu alumni Studi Agama-agama dibuka secara resmi Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat yang diwakili oleh Pembantu Dekan I, Dr Abdul wahid.(dan)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved