Kasus Dana Gampong di Pidie, Polisi Tetapkan Pegawai Kantor Camat Muara Tiga Sebagai Tersangka

Satuan Reskrim Polres Pidie menetapkan oknum pegawai Kantor Camat Muara Tiga (Laweung), Pidie sebagai tersangka dalam kasus dana gampong tahun 2017.

Kasus Dana Gampong di Pidie, Polisi Tetapkan Pegawai Kantor Camat Muara Tiga Sebagai Tersangka
SERAMBI/M NAZAR
ILUSTRASI -- Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik menyerahkan pagu indikatif dana gampong yang total Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) tahun 2019 sekitar Rp 612,78 miliar diterima keuchik di GOR Alun-alun Sigli, Selasa (12/2). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Satuan Reskrim Polres Pidie menetapkan oknum pegawai Kantor Camat Muara Tiga (Laweung), Pidie sebagai tersangka dalam kasus dana gampong tahun 2017.

Oknum pegawai kantor camat berinisial RA (38) itu, diduga telah melakukan korupsi saat bersangkutan menjabat Pj Keuchik Gampong Mesjid, Kecamatan Muara Tiga.

Tercatat tiga kegiatan yang dilakukan oknum pegawai kantor camat dalam menggerogoti dana gampong.

"Kami menemukan penggunaan dana beberapa proyek fisik yang telah dikerjakan di gampong tersebut, ternyata tidak cukup volume," kata Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi ST MM kepada Serambinews.com, Senin (18/2/2019).

Berikutnya, kata Kasat Reskrim Polres Pidie, oknum pegawai kantor camat mengutip biaya transportasi dari warga untuk keperluan mengangkut beras raskin.

Besaran dana yang Rp 2.000 per kilogram beras dikutip dari penerima raskin.

Sementara, biaya transportasi untuk mengangkut beras raskin telah dianggarkan dalam dana gampong Rp 3.888.000.

Baca: VIDEO - Abusyik Serahkan Pagu Indikatif Dana Gampong

Baca: Bupati Pidie Serahkan Pagu Indikatif Dana Gampong 2019, Ini Gampong Penerima Tertinggi

Baca: Bupati Pidie Jaya Minta Camat Lantik Plt Keuchik, Harap Pengelolaan Dana Gampong Sesuai Aturan

Tak hanya itu, oknum pegawai kantor camat dilaporkan tidak membayar upah jerih jatah mantan Keuchik Gampong Mesjid selama tujuh bulan.

"Sehingga total kerugian negara yang dilakukan tersangka mencapai Rp 141 juta lebih," sebutnya.

Dijelaskan, oknum pegawai kantor camat tidak ditahan polisi karena yang bersangkutan sangat koperatif. Sementara untuk berkas kasus dana gampong, sebutnya, hibgga kini telah rampung.

"Kita akan segera melimpahkan kasus tersebut ke JPU Kejaksaan Negeri Pidie dalam waktu dekat ini," pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved