Penembak Polisi Tewas Tertembak

Masih ingat kasus pembunuhan Bripka Anumerta Faisal, personel Polres Aceh Utara, oleh komplotan bersenjata

Penembak Polisi Tewas Tertembak
HUMAS POLDA ACEH
Ery Apriyono, Kabid Humas Polda Aceh 

* Loncat dari Jendela Kamar

BANDA ACEH - Masih ingat kasus pembunuhan Bripka Anumerta Faisal, personel Polres Aceh Utara, oleh komplotan bersenjata pada Agustus 2018? Kasus itu kini sudah bergulir di meja hijau. Tiga tersangka anggota komplotan itu sedang menanti tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara.

Polisi juga masih memburu dua tersangka lainnya yang selama ini masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Aceh Utara. Perburuan itu Minggu (17/2) kemarin membuahkan hasil. Satu dari dua buronan, bernama Muliadi alias Adi Reboen, berhasil dibekuk polisi.

Sayangnya, dia meninggal dalam perjalanan ke RSUD Kota Langsa setelah dirujuk dari RSUD Peureulak. Korban meninggal karena mengalami pendarahan hebat, setelah tertembak saat tim Polda Aceh melakukan penangkapan di rumahnya di Gampong Seuneubok Teupin, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.

Informasi yang diperoleh Serambi, Tim Polda Aceh, Minggu (17/2) pukul 03.30 WIB, melakukan penangkapan terhadap Adi Reboen di rumahnya. Namun saat itu, ia berusaha melarikan diri dengan cara melompat dari jendela kamar. Mengetahui tindakan tersangka yang berusaha melarikan diri tersebut maka polisi melakukan tindakan tegas dengan menembaknya.

Setelah tersangka dilumpuhkan, kemudian dibawa ke RSUD Peureulak. Namun, pihak RSUD Peureulak tak sanggup menanganinya sehingga dirujuk ke RSUD Kota Langsa.

Akan tetapi, dalam perjalanan ke RS Langsa tersangka meninggal di perjalanan karena pendaharan yang hebat. Kemudian, jenazah tersangka dipulangkan ke kampung halaman untuk dikebumikan setelah dilakukan outopsi.

Kepolisian Daerah (Polda) Aceh membenarkan tewasnya Muliadi alias Adi Reboen (43) Minggu (17/2) kemarin. Terduga komplotan penembak Bripka Anumerta Faisal pada tahun lalu itu tewas setelah ditangkap di rumahnya di Gampong Seuneubok Teupin, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono kepada Serambi mengatakan tersangka diduga merupakan kelompok kriminal bersenjata. Ia diamankan oleh tim gabungan pada Minggu (17/2) sekira pukul 04.00 WIB.

Menurut Kombes Ery dalam keterangan tertulisnya, saat Ali Reboen diamankan, ia berusaha melarikan diri dengan cara melompat melalui jendela kamarnya. Petugas, tambah Kombes Ery, melepaskan tembakan peringatan, tapi yang bersangkutan tidak mengindahkan peringatan tersebut. “Malah mengarahkan senjata ke arah petugas, sehingga dilakukan tindakan secara tegas dan terukur,” jelas Kombes Ery.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved