Sofyan Dawood: Malu Kita Jika Jokowi Kalah di Aceh

Matan juru bicara sayap militer GAM, Sofyan Dawood mulai berkampanye untuk kemenangan calon presiden

Sofyan Dawood: Malu Kita Jika Jokowi Kalah di Aceh
SERAMBI/ SUBUR DANI
MANTAN jubir GAM, Sofyan Dawood menyampaikan sambutannya dalam acara silaturahmi Komunitas Aceh Jokowi Amin Kuat (KAJAK) di indoor Stadion Lhong Raya, Banda Aceh, Minggu (17/2). 

BANDA ACEH - Matan juru bicara sayap militer GAM, Sofyan Dawood mulai berkampanye untuk kemenangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh. Kemarin, pendiri Partai Nasional Aceh (PNA) itu berorasi dalam acara silaturahmi relawan di indoor Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Acara itu digagas oleh Komunitas Aceh Jokowi Amin Kuat (KAJAK) dan mengundang seluruh partai koalisi pengusung dan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Aceh. Dalam acara itu, KAJAK juga menyantuni anak yatim dan serangkaian acara lainnya.

Turut hadir sejumlah petinggi partai pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin, seperti Ketua Umum Partai NasDem, Zaini Djalil, Ketua TKD Aceh, Irwansyah alias Muksalmina, dan sejumlah lainnya.

Sofyan Dawood yang didapuk sebagai Pembina KAJAK, dalam orasinya mengatakan, pada Pileg 2019 kali ini Jokowi harus menang di Aceh, meraih suara tertinggi dari seluruh masyarakat Aceh. Bahkan dia mengatakan, jika Jokowi-Ma’ruf Amin kalah di Aceh, maka masyarakat Aceh sepatutnya malu.

“Kita akan malu ke depan ini seandainya Jokowi kalah di Aceh, kalau kalah (Jokowi) kita sangat malu. Kalau lima tahun lalu kalah tipis itu biasa, karena itu yang pertama,” kata Sofyan Dawood.

Sofyan mengungkapkan mengapa masyarakat Aceh harus malu jika Jokowi kalah di Aceh pada Pileg 2019 kali ini. Salah satu alasan adalah, Jokowi tidak membeda-bedakan Aceh dalam segi pembangunan dengan provinsi lain, meski pada Pileg 2014 silam Jokowi kalah di Aceh.

“Bahkan Aceh cukup istimewa bagi beliau. Dan, analisa saya atau kawan-kawan, Jokowi lebih banyak berbuat untuk Aceh dibandingkan dengang presiden-presiden sebelumnya,” kata pria kelahiran Panton Labu, Aceh Utara tersebut.

Dia mengungkapkan, selama ini Jokowi telah berbuat banyak untuk Aceh, termasuk menggelontorkan puluhan triliun untuk berbagai program pembangunan di Aceh. Bahkan katanya, ke depan, Jokowi terus melakukan berbagai pembangunan di Aceh.

“Kita jangan diadu domba oleh pihak lain, kita tidak bicara hal-hal aneh, kita lihat saja, Jokowi salah satu presiden yang melanjutkan perdamaian Aceh hingga saat ini, semua butir-butir MoU dilanjutkan,” katanya.

Sementara itu, ketua panitia penyelenggara acara KAJAK tersebut, Cut Sri Mainita mengatakan, KAJAK adalah sebuah komunitas yang mencintai Aceh dan bersama Jokowi untuk melanjutkan pembangunan Aceh. KAJAK sebuah wadah non-partai yang bekerja untuk kemenangan pasangan capres Joko Widodo dan Prof Dr KH Ma’ruf Amin di Aceh.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved