TransK Dapat Tambahan Armada

Tahun ini angkutan massal TransKoetaradja (TransK) mulai mengoperasikan sebanyak 40 bus rapit transit

TransK Dapat Tambahan Armada
SERAMBI/EDDY FITRIADY
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi ST MT (tengah) didampingi Kepala UPTD TransKutaraja, T Robby Irza SSiT MT (kiri), dan pejabat lainnya memberi keterangan pers seusai meninjau seleksi awak bus di Depo Terminal Tipe A, Batoh, Banda Aceh

* Sebanyak 10 Bus dari Kementerian Perhubungan

BANDA ACEH - Tahun ini angkutan massal TransKoetaradja (TransK) mulai mengoperasikan sebanyak 40 bus rapit transit (BRT), dari tahun sebelumnya yang hanya 30 unit. Seluruh armada itu akan melayani lima koridor yang menghubungkan sejumlah wilayah di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kepala UPTD Angkutan Massal TransKoetaraja Dinas Perhubungan Aceh, T Robby Irza MT mengatakan, awalnya TransK mengoperasikan 30 unit bus, namun setelah ada penambahan 10 unit bus yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan, maka mulai hari ini, Senin (18/2), pihaknya akan mengoperasikan 40 bus.

“Penambahan bus ini sebagai upaya meningkatkan pelayanan angkutan umum di ibu kota provinsi, kami juga akan terus melakukan pembenahan,” ujar T Robby Irza.

Ia merincikan, bus tersebut dibagi ke dalam koridor yaitu koridor 1, Kota-Darussalam sebanyak 12 bus, Koridor 2A Kota-Lambaro-Blangbintang sebanyak delapan bus, Koridor 2B Kota-Ulee Lheue beroperasi enam bus, Koridor 3 Kota-Mata Ie dilayani tujuh bus, dan pada Koridor 5 Kota-Ulee Kareng-Blangbintang dilayani tujuh bus.

Selain itu, angkutan massal juga akan mulai beroperasi mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB. Sejumlah rute yang dilalui merupakan kawasan pusat keramaian masyarakat dan padat penduduk.

T Robby mengharapkan, dukungan masyarakat agar memberikan ruang publik bagi bus TransK dengan tidak berjualan dan memarkirkan kendaraan pribadinya pada area Halte. Karena kondisi itu akan mengangu naik dan turunnya penumpang di halte. Dalam beberapa kasus, bus gagal merapat ke halte karena ada mobil yang parkir di sekitar halte.

Kepala UPTD Angkutan Massal TransKoetaraja Dinas Perhubungan Aceh, T Robby Irza MT mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah menyelesaikan seleksi awak bus TransK. Hasilnya, sudah terpilih 118 orang terbaik untuk menjadi awak bus trans-K, yaitu sopir dan kondektur.

T Robby menyampaikan, dengan adanya penambahan armada bus dan jam pelayanan, maka diharapkan adanya peningkatan kualitas pelayanan bagi pengguna TransK. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil rekapitulasi keluhan penumpang, mereka menginginkan supaya ada perbaikan pada waktu kedatangan bus. Karena selama ini masih ada bus yang datang terlambatd ari jadwal yang sudah ada.

“Kami akan terus berbenah menjaga kualitas pelayanan, salah satunya mengenai waktu dengan memastikan agar bus tidak berhenti terlalu lama (ngetem) di halte akhir perjalanan,” ujarnya.

Untuk mengawasi agar bus berjalan sesuai jadwal, maka akan ditempatkan petugas pengawas pada setiap koridor guna memastikan jarak antar bus sesuai jadwal, sehingga masyarakat tidak terlalu lama menunggu di Halte.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved