VIDEO - Ratusan Kilogram Ikan dan Cumi Cumi Dimusnahkan di Pelabuhan Lampulo

Pihak Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh menyebut hasil laut ini tak layak dikonsumsi sehingga tidak bisa dilelang.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 350 kilogram cumi-cumi berikut beberapa jenis ikan, dimusnahkan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, Sabtu (16/2/2019).

Ikan dan cumi-cumi tersebut merupakan barang bukti hasil penyitaan dari dua kapal ikan ilegal berbendera Malaysia yang ditangkap beberapa waktu lalu.

Pihak Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) PPS Lampulo, Banda Aceh bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh menyebut hasil laut ini tak layak di konsumsi sehingga tidak bisa dilelang.

Ikan dan cumi-cumi itu dimusnahkan dengan cara menguburnya dalam sebuah lobang, di PPS Lampulo.

Berbagai jenis ikan yang dimusnahkan itu sudah dalam kondisi busuk.

Sedangkan cumi-cumi masih tetap awet karena sudah dicampur bahan kimia seperti klorin dan stabilizer.

Klorin adalah bahan pemutih, sementara stabilizer untuk pelembut.

Baca: Air Mata Darwati Bagi Calon Cucu

Baca: Penembak Polisi Tewas Tertembak

“Ikan dan cumi-cumi tersebut tidak layak konsumsi karena mengandung bahan berbahaya. Pemusnahan itu juga agar hasil tangkapan laut itu tidak beredar di masyarakat,” kata Kadis Kelautan dan Perikanan (KKP) Aceh, Cut Yusminar kepada Serambi, seusai acara pemusnahan.

Hal senada juga diungkapkan Sudiro, perwakilan PSDKP.

Dikatakan, pemusnahan ikan dan cumi-cumi hasil sitaan dari dua kapal Malaysia, selain sudah busuk juga tidak layak konsumsi karena mengandung zat kimia.

Halaman
12
Penulis: Budi Fatria
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved