Diberangkatkan ke Tanah Suci, Nyak Sandang Doakan Jokowi

Nyak Sandang mendoakan Presiden Jokowi semoga terpilih kembali sebagai Presiden RI pada pesta demokrasi 2019

Diberangkatkan ke Tanah Suci, Nyak Sandang Doakan Jokowi
IST
NYAK Sandang (91) bersama anaknya dan menantu memperlihatkan tiket umrah gratis dari bantuan Presiden Jokowi pada acara konferensi pers di Kongkow Cafe, Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin (18/2). 

”Lon keuneuk ucapkan teurimong gaseh keu Bapak Presiden nyang ka geupeupunoh permintaan lon. Lon lakei bak Allah, adak jeut beu geutemueng duek sigoe teuk, beu geuteumueng duek sigoe teuk, ya Allah.”

Untaian doa itu diucapkan Nyak Sandang (91) kepada awak media di sebuah kafe di dekat pantai Ulee Lheue, Banda Aceh, Senin (18/2).

Nyak Sandang mendoakan Presiden Jokowi semoga terpilih kembali sebagai Presiden RI pada pesta demokrasi 2019. Dia juga mengucapkan terima kasih karena Jokowi telah mengabulkan semua permintaannya.

Nyak Sandang--begitu namanya terkenal seantero Nusantara sejak 2018 lalu--adalah pemilik obligasi atau orang yang ikut menyumbangkan hartanya saat Pemerintah Republik Indonesia membeli pesawat Seulawah RI 001 di awal kemerdekaan.

Karena memiliki dokumen yang cukup berharga itu, suatu hari di bulan Maret 2018, Nyak Sandang diundang Jokowi ke Istana Negara di Jakarta. Pertemuan dengan orang nomor satu di Indonesia itu tak disia-siakan oleh Nyak Sandang.

Pria asal Lhuet (Lamno) Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, ini menyampaikan beberapa permintaan. Pertama, minta diobati penyakit katarak yang mengganggu penglihatannya. Presiden menyahuti permintaan itu. Mata Nyak Sandang dioperasi pada akhir Maret 2018 di RSPAD Gatot Subroto. Tim dokter berhasil mengangkat katarak (membran transparan di lensa mata yang menghalangi jalan masuknya cahaya) yang ia derita.

”Alhamdulillah, mata kapeungeuh, tujoh thon hana deuh lon kalon, malam nyan aju geutalipun u rumoh saket, alhamdhdllah lheuh dipeuubat kajeut lon kalon, kajeut lon membaca. (Alhamdulillah mata sudah terang, tujuh tahun saya tak bisa melihat, malam itu langsung Presiden telepon ke rumah sakit, alhamdulillah setelah dioperasi saya bisa melihat, sudah bisa membaca),” kata Nyak Sandang kemarin.

Permintaan kedua Nyak Sandang kepada Jokowi adalah minta diberangkatkan ke Tanah Suci untuk berhaji. Namun, karena prosesnya lama dan mengingat kondisi kesehatan Nyak Sandang semakin menurun, Presiden Jokowi akhirnya menawarkan ibadah umrah.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat bertemu Nyak Sandang di sela-sela kunjungan kerja Jokowi ke Aceh beberapa waktu lalu. Tawaran itu pun diterima Nyak Sandang. Permintaan kedua Nyak Sandang ini juga dikabulkan Jokowi. Direncanakan, Nyak Sandang bersama anaknya Khaidar dan menantunya Nailis Safwati akan berangkat ke Tanah Suci pada 5 Maret mendatang.

”Insyaallah kami dari keluarga Nyak Sandang sangat terharu dan berterima kasih kepada Bapak Jokowi yang telah memenuhi janjinya untuk kami pergi umrah. Uangnya sudah disetor ke travel,” kata Khaidar, anak Nyak Sandang.

Permintaan terakhir Nyak Sandang kepada Presiden Jokowi adalah agar dibangun sebuah masjid di gampongnya, Desa Lhuet (Lamno), Kecamatan Jaya, Aceh Jaya. Permintaan ini pun dikabulkan Presiden Jokowi. Kantor Kepresiden juga sudah mengonfirmasikan mengenai pembangunan masjid di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya dan akan direalisasi pada tahun ini.

Dalam waktu dekat, tim dari Kementeriann Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan turun ke lokasi untuk memulai pembangunan masjid yang sudah dirintis oleh masyarakat setempat sejak sembilan tahun silam. ”Masjid belum dibikin, tapi orang Istana Negara sudah turun. Kami tidak sanggup membalas, hanya Allah yang bisa membalas ini semua,” kata Khaidar.

Nyak Sandang dalam konferensi pers kemarin tak mampu meluapkan kebahagiaannya karena tiga permintaannya telah dikabulkan Presiden Jokowi. Oleh karena itu, dia doakan Jokowi agar bisa terpilih kembali menjadi Presiden RI pada pemilu kali ini. ”Beu meuteumueng duek sigoe teuk, mangat jeut lon jak lom u Jakarta siat. (Semoga terpilih sekali lagi, supaya saya pun bisa ke Jakarta lagi),” kata Nyak Sandang.

Di antara tiga permintaan itu, Nyak Sandang sempat ragu soal pembangunan masjid yang telah dijanjikan Jokowi. Dia sempat malu dan khawatir dengan orang di desanya jika pembangunan masjid yang telah dijanjikan itu tak dipenuhi. ”Jinoe seunang that lon, uroe malam lon tingat that, malee ngon ureung gampong, tapi nyoe alhamdulillah kageujak kalon. (Sekarang saya senang, siang malam saya teringat, malu saya pada orang kampung, tapi sekarang alhamdulillah lokasi pembangunan masjidnya sudah dilihat),” pungkas Nyak Sandang. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved