Logo PA Hanya Boleh di Baliho Prabowo-Sandi

Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA), Muzakir Manaf alias Mualem angkat bicara terkait

Logo PA Hanya Boleh di Baliho Prabowo-Sandi
SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Muzakir Manaf atau Mualem 

BANDA ACEH - Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA), Muzakir Manaf alias Mualem angkat bicara terkait maraknya penggunaan logo PA pada baliho capres selain Prabowo-Sandiaga di Aceh.

Dia tegaskan, logo PA hanya boleh digunakan pada baliho Prabowo-Sandiaga, capres/cawapres nomor 02 yang didukung oleh PA di Aceh.

Mualem bahkan meminta kepada para pihak yang telah menggunakan logo PA pada baliho capres/cawapres selain Prabowo-Sandiaga agar segera menertibkannya. Hal itu ditegaskan Mualem, karena hingga saat ini, PA secara partai dan komando hanya mendukung capres/cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

”Saya meminta kepada pihak mana pun yang telah telanjur memasang logo Partai Aceh di alat peraga kampanye kandidat calon presiden lainnya agar dapat segera menertibkannya,” tegas Mualem dalam keterangannya kepada Serambi di Banda Aceh, Senin (18/2).

Seperti diketahui, dua elite PA, yakni antara Mualem dan Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak yang juga Sekretaris DPA PA, berbeda pilihan atau dukungan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019. Mualem dan Partai Aceh setia pada Prabowo-Sandi, sedangkan Abu Razak secara pribadi mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

Perbedaan sikap kedua tokoh eks GAM ini cukup mengejutkan karena selama ini PA dikenal solid dan tak ada “khilafiah” dalam dukungannya terhadap calon yang dijagokan. Abu Razak sendiri secara terang-terangan telah menyatakan dukungannya kepada Jokowi, bahkan beberapa waktu lalu bersama beberapa pimpinan partai nasional juga diundang ke Istana Bogor oleh Jokowi.

Menyusul adanya perbedaan dukungan ini, logo PA yang khas berwarna merah dengan garis hitam putih terlihat menghiasi baliho kedua pasangan capres/cawapres di Aceh. Pantauan Serambi, logo PA tak hanya digunakan pada baliho capres/cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi--yang memang secara partai telah memberikan dukungannya--tapi juga terlihat pada baliho capres/cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Menyikapi hal itu, selain meminta logo PA ditertibkan dari baliho capres/cawapres selain Prabowo-Sandiaga, Mualem juga kembali menegaskan, PA hingga saat ini secara partai dan garis komando hanya mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai capres/cawapres pada Pemilu 2019.

”Partai Aceh pusat menegaskan bahwa hanya mendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk calon Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024,” tegas Mualem.

Mualem juga memerintahkan kepada seluruh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) dan seluruh jajaran Komite Peralihan Aceh (KPA) untuk mematuhi satu arahan komando, yakni mendukung Prabowo-Sandi.

Hal ini kata Mualem juga telah disampaikan dalam sebuah pertemuan khusus dengan sejumlah Ketua DPW PA dan Ketua KPA Wilayah di Banda Aceh, Minggu (17/2). ”Saya perintahkan kepada seluruh Ketua DPW PA dan seluruh jajaran KPA di seluruh kabupaten/kota di Aceh untuk mematuhi satu arahan komando,” pungkas Mualem. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved