Bandara Kuala Batu Sepi

Sejak dua bulan terakhir, Bandara Kuala Batu Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya), tidak melayani penerbangan ke Banda Aceh

Bandara Kuala Batu Sepi
Serambi Indonesia
Porter Bandara Ditengah Hilangnya Bagasi Gratis Maskapai 

* Sudah 2 Bulan tak Layani Penerbangan

BLANGPIDIE - Sejak dua bulan terakhir, Bandara Kuala Batu Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya), tidak melayani penerbangan ke Banda Aceh atau Medan. Padahal, sepanjang tahun 2018 lalu maskapai Susi Air masih melayani penerbangan rute Banda Aceh-Blangpidie, Medan-Blangpidie, Simeulue-Blangpidie, dan Blangpidie-Banda Aceh dan Medan.

Namun, sejak awal Januari 2019 hingga saat ini belum ada rute maupun jadwal penerbangan. Akibatnya, masyarakat yang ingin berangkat ke Medan melalui jalur udara harus berangkat melalui Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya.

Sementara bagi masyarakat yang ingin berangkat ke Banda Aceh, terpaksa harus melewati jalur darat dengan selisih waktu mencapai lima hingga enam jam. “Tahun lalu, setiap pekan ada satu kali jadwal ke Medan dan dua kali ke Banda Aceh, sehingga sangat membantu. Sekarang memang tidak ada lagi,” ujar Abida, warga Abdya, kepada Serambi, Selasa (19/2).

Dia berharap dinas terkait segera mencari solusi terhadap pelayanan transportasi udara itu, sehingga Bandara Kuala Batu bisa beroperasi dan melayani penerbangan seperti tahun 2018.

“Semoga persoalan ini cepat teratasi, karena kehadiran transportasi udara saat ini sangat dibutuhkan, khususnya masyarakat yang butuh waktu cepat tiba ke Medan atau Banda Aceh,” pungkasnya. Tahun lalu, harga tiket rute Banda Aceh-Blangpidie sebesar Rp 313.900, Medan-Blangpidie Rp 375.900, Blangpidie-Medan Rp 315.900, dan Blangpidie-Banda Aceh Rp 293.900.

Sekadar informasi, bandara yang dimiliki Kabupaten Aceh Barat Daya ini berperan besar saat musibah gempa dan tsunami Aceh pada Desember 2004. Saat itu berbagai bantuan kemanusiaan didistribusikan ke warga yang berdampak gempa dan tsunami di kawasan itu.

Berbagai tokoh masyarakat di Abdya berharap runway bandara terus diperpanjang, sehingga pesawat yang lebih besar bisa mendarat dan dapat mengimbangi Bandara Cut Nyak Dhien di Nagan Raya.

Kepala Dinas Perhubungan Abdya, Rahwadi ST saat dikofirmasi Serambi membenarkan bahwa sejak dua bulan terakhir tidak ada aktifitas penerbangan di Bandara Kuala Batu. “Iya benar, sejak dua bulan terakhir tidak ada jadwal penerbangan, karena belum ada pemenang tendernya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Abdya, Rahwadi ST.

Menurutnya, jadwal dan rute penerbangan akan terbit paling cepat awal Maret atau awal April, sekaligus dengan nama maskapai yang akan beroperasi. Menurut Rahwadi, setiap tahun sebelum beroperasi perusahaan maskapai harus mengikuti lelang di Kementerian Perhubungan untuk ditentukan siapa yang berhak beroperasi di Bandara Kuala Batu dan sejumlah bandara lainnya di Aceh. “Tahun 2018 itu kan Susi Air. Tahun ini belum tahu maskapai apa, begitu juga dengan rutenya berapa kali seminggu, belum ada bocoran. Begitu juga tarifnya,” pungkasnya.(c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved