DPRK Usul Sarkawi Jadi Bupati Bener Meriah

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah menggelar Sidang Paripurna Istimewa di ruang sidang dewan

DPRK Usul Sarkawi Jadi Bupati Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM/MUSLIM ARSANI
Ketua DPRK Bener Meriah, Guntarayadi, bersama Plt Bupati Bener Meriah, Sarkawi menandatangani berita acara pemberhentian Ahmadi sebagai Bupati Bener Meriah, di ruang sidang DPRK setempat, Selasa (19/2/2019). 

* Setelah Pemberhentian Ahmadi

REDELONG - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah menggelar Sidang Paripurna Istimewa di ruang sidang dewan, Selasa (19/2), dengan agenda membahas pemberhentian Ahmadi selaku Bupati Bener Meriah dan mengusul pemberhentian Sarkawi dari jabatan Wakil Bupati Bener Meriah kemudian diusul untuk diangkat menjadi Bupati Bener Meriah periode 2019-2022.

Pemberhentian Ahmadi selaku Bupati Bener Meriah tersebut didasarkan pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.11/193 Tahun 2019 tanggal 30 Januari 2019 perihal pemberhentian Bupati Bener Meriah Provinsi Aceh.

Sebelumnya, sejak Ahmadi resmi menjadi tersangka, Mendagri menunjuk Wakil Bupati Sarkawi untuk melaksanakan kewenangan bupati sampai wakil bupati dilantik menjadi Bupati Bener Meriah.

Sidang paripurna istimewa itu dipimpin oleh Ketua DPRK Bener Meriah, Guntarayadi SP. “Harapan kami agar segala urusan administrasi berjalan sukses dan sebagaimana mestinya,” ujar Guntarayadi.

Sementara itu, Sarkawi, mengapresiasi pengusulan namanya untuk dilantik menjadi bupati di kabupaten berhawa sejuk itu setelah tujuh bulan menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah. “Ini bentuk kepercayaan masyarakat melalui lembaga legislatif yang harus diapresiasi,” ulasnya.

Kepada Serambi Sarkawi menyatakan, saat resmi menjadi bupati nantinya ia akan melaksanakan tugas dan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya guna kemaslahatan masyarakat Bener Meriah.

“Ini merupakan momentum sekaligus penegasan dari komitmen kami untuk bekerja sama secara sungguh-sungguh demi terwujudnya visi dan misi Bener Meriah yang islami, harmoni, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

Untuk itu, kata Sarkawi, prioritas pemerintahannya ke depan adalah revitalisasi sektor pertanian dan perkebunan, pengentasan kemiskinan, pelayanan kesehatan, dan akan mengupayakan perluasan Bandara Rembele. “Hal ini sangat penting untuk menunjang ekonomi kita di Bener Meriah,” pungkasnya.

Pemenang pilkada
Pasangan Ahmadi dan Sarkawi meraih suara terbanyak pada Pilkada 2017 di Bener Meriah. Mereka kemudian dilantik Gubernur Irwandi Yusuf atas nama Mendagri pada 14 Juli 2017. Namun, pada 3 Juli 2018 Ahmadi ditangkap di Bener Meriah dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada hari yang sama Gubernur Irwandi juga ditangkap KPK di Banda Aceh.

Beberapa hari kemudian, Mendagri menonaktifkan Ahmadi sebagai Bupati Bener Meriah.

Setelah mengikuti serangkaian persidangan, Ahmadi divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, pada Senin (3/12/2018).

Majelis hakim yang diketuai Ni Made Sudani menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut. Ahmadi terbukti menyuap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Rp 1 miliar secara bertahap. Pemberian uang itu dimaksudkan agar Irwandi mengarahkan Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi Aceh memberikan persetujuan untuk proyek jalan yang diusulkan Ahmadi di Bener Meriah menggunakan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Atas perbuatannya itu, Ahmadi pada tanggal 3 Desember 2018 dihukum majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tiga tahun penjara dan membayar denda Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan. Setelah putusan atas perkara Ahmadi inkrah (berkekuatan hukum tetap), ia pun resmi diberhentikan sebagai Bupati Bener Meriah periode 2017-2022. Atas dasar itu pula, wakilnya yang dalam tujuh bulan terakhir menjabat plt bupati, kini diusulkan untuk dilantik menjadi bupati definitif. (c51)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved