Seorang Pelajar Matangkuli Aceh Utara Tenggelam saat Mandi di Sungai, Begini Kejadiannya

“Ketika ketiganya sedang berenang, saksi Darul melihat korban sudah timbul tenggelam di dalam sungai,”

Seorang Pelajar Matangkuli Aceh Utara Tenggelam saat Mandi di Sungai, Begini Kejadiannya
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Alfinur Rizki (17) pelajar kelas tiga asal Desa Baro Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara pada Selasa (19/2/2019) sore dilaporkan tenggelam di Sungai Keureuto saat mandi bersama dua temannya 

Seorang Pelajar Matangkuli Aceh Utara Tenggelam saat Mandi di Sungai, Begini Kejadiannya

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEW.COMS, LHOKSUKON – Alfinur Rizki (17) pelajar kelas tiga asal Desa Baro Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara pada Selasa (19/2/2019) sore dilaporkan tenggelam di Sungai Keureuto saat mandi bersama dua temannya.

Hingga kini pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) tersebut belum ditemukan.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, korban bersama kedua temannya, Muhammad Alva Reza  (14) pelajar asal Desa Baro dan Darul Qhudni (16) pelajar asal Desa Rayuek Kecamatan Matangkuli, mandi di aliran Krueng (Sungai) Keureuto, kawasan Desa Baro Kecamatan Matangkuli.

Baca: Link Live Streaming RCTI: Timnas Indonesia vs Malaysia, Nonton Piala AFF U-22 2019 Pukul 15.00 WIB 

Lalu, kedua temannya langsung terjun dan berenang di sungai, kemudian korban juga turun ke sungai.

“Ketika ketiganya sedang berenang, saksi Darul melihat korban sudah timbul tenggelam di dalam sungai,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudiya Karya kepada Serambinews.com, Rabu (20/2/2019).

Kemudian, kata Kapolsek Matangkuli, Darul Qudni mencoba untuk menolong korban dengan cara menarik tangan korban.

Baca: Harga Emas Naik, Berikut Daftar Harga Hari Ini

Baca: Sumur di Tanah Jambo Aye Ini Semburkan Lumpur Setinggi 10 Meter

Namun akhirnya korban tidak tertolong, karena saksi sudah kelelahan berenang. Lalu Muhammad kemudian memberitahukan perihal tersebut kepada warga.

“Kemudian warga bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara berusaha mencarinya di sepanjang daerah aliran sungai tersebut. Namun, hingga kini korban belum berhasil ditemukan,” ujar Iptu Sudiya karya.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved