Dewan Pers: Cakradunia.co Melanggar Peraturan

Dewan Pers, Selasa (19/2/2019) di Hotel Hermes, Banda Aceh, menangani penyelesaian kasus yang diadukan

Dewan Pers: Cakradunia.co Melanggar Peraturan
SERAMBI/RIZWAN
Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Iptu M Isral (kanan) melihat pemeriksaan Azizon Nurza, Humas PT Mifa Bersaudara dalam kasus yang dilaporkan Ketua DPRK, Ramli SE ke polisi terkait dugaan komentar pada sebuah media online di Mapolres 

BANDA ACEH - Dewan Pers, Selasa (19/2/2019) di Hotel Hermes, Banda Aceh, menangani penyelesaian kasus yang diadukan PT Mifa Bersaudara kepada Dewan Pers pada 5 Januari 2019. Pihak teradu adalah media siber cakradunia.co yang mengunggah berita berjudul “Dewan Aceh Barat Kecewa Sikap PT Mifa Bersaudara”.

Dewan Pers telah mengundang pihak cakradunia. co untuk hadir pada penyelesaian pengaduan tersebut. Dewan menilai bahwa dalam hal ini cakradunia.co telah melanggar Pasal 7 Kode Etik Jurnalistik (KEJ) karena tidak menghargai ketentuan embargo dan informasi latar belakang dari pihak PT Mifa. Pada saat itu, CSR & Media Relations Manager PT Mifa Bersaudara, Azizon Nurza sedang cuti dan penjelasan resmi dari perusahaan, menurutnya, akan dikeluarkan dalam bentuk rilis.

Tapi pihak cakradunia. co tetap mengunggah berita tersebut, tanpa menunggu rilis dari PT Mifa Bersaudara. Dalam penyelesaian kasus yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers, Imam Wahyudi ini Dewan Pers juga menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh cakradunia.co itu tidak sesuai dengan Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/ III/2012 tentang Pedoman Media Siber.

Dalam Hasil Risalah Penyelesaian Nomor: 17/ Risalah-DP/II/2019 tentang Pengaduan Azizon Nurza terhadap media siber cakradunia. co, pihak Dewan Pers menekankan agar kedua pihak sepakat mengakhiri kasus ini di Dewan Pers dan tidak membawanya ke jalur hukum, kecuali kesepakatan yang telah ditandatangani tidak dilaksanakan.

Kuasa Hukum CSR & Media Relations Manager PT Mifa Bersaudara dari Law Firm Sophan Sosila Tumanggor & Partner (SST & P) engharapkan bahwa dari keputusan Dewan Pers tersebut seharusnya persoalan pemberitaan ini tidak lagi menjadi polemik, baik di media massa maupun di tengah masyarakat dan semestinya dapat menjadi bahan evaluasi terhadap pihak yang membuat laporan/pengaduan pada Polres Aceh Barat terhadap Azizon Nurza.

“Kami berharap pihakPolres Aceh Barat segera menuntaskan pengaduan Ramli SE tersebut sehingga tidak berlarut-larut dan ada kepastian hukum bagi semua pihak, terutama Azizon Nurza secara pribadi serta PT Mifa Bersaudara yang secara tidak langsung turut dirugikan reputasinya, kata Sophan. Selaku Ketua Tim Kuasa hukum Azizon Nurza dan PT Mifa Bersaudara, Sophan Sosila berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menahan diri dan tidak tergesa- gesa mengambil kesimpulan atas sesuatu hal yang belum jelas duduk permasalahannya.

Selanjutnya, dia sampaikan semoga investasi di Aceh, khususnya di Aceh Barat, dapat semakin tumbuh dan berkembang sesuai regulasi dan menguntungkan semua pihak serta membuka lapangan kerja dan unit usaha baru yang berkualitas bagi masyarakat Aceh. (Adv)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved