Tafakur

Mengejar Rezeki

Tidak sedikit orang yang takut rezekinya berkurang, bila menyempatkan waktunya sedikit untuk menyembah Allah

Mengejar Rezeki

Oleh: Jarjani Usman

Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa saja yang dikehendakiNya dengan tidak terhitung jumlahnya (QS. Ali Imran: 37).

Tidak sedikit orang yang takut rezekinya berkurang, bila menyempatkan waktunya sedikit untuk menyembah Allah. Ketika dipanggil untuk mendekat, malah menjauh. Buktinya, ketika waktu shalat sudah tiba, banyak orang sengaja melambat lambatkannya karena beralasan sibuk mencari rezeki.

Padahal rezeki berasal dari Allah, sehingga seharusnya kepada Allah lah kita senantiasa mendekat siang dan malam. Lebih lebih Allah sudah mengundang hamba hambaNya untuk senantiasa meminta kepadaNya dan siap dikabulkanNya. Sayangnya, walaupun sudah dipastikan demikian dalam Alquran, masih banyak orang yang bagaikan tak menyakininya. Ini bisa bermakna meragukan Alquran sebagai kitab petunjuk hidup.

Selanjutnya, kita harus mengajak diri untuk menyadari bahwa rezeki bukan hanya dalam bentuk uang, tetapi juga kesehatan tubuh dan jiwa yang sangat berharga. Bila tidak sehat fisik, misalnya, kesempatan mencari uang akan terkendala dan uang banyak pun akan terkuras untuk berobat. Berapa banyak uang yang harus dihabiskan untuk cuci darah, misalnya. Itupun belum tentu mengurangi rasa sakit atau menyembuhkan penyakit. Apalagi bila sakit jiwa, akan berantakan hidup ini.

Makanya ketika masih diberikan kesempatan untuk mencari rezeki, mendekatlah kepada Allah. Dan bila pun tak memiliki banyak uang, masih banyak rezeki lain yang harus disyukuri.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved