Studi : Stres pada Wanita dapat Meningkatkan Perkembangan Kanker

Tim tersebut menginduksi stres kronis pada tikus selama seminggu sebelum memiliki sel kanker payudara manusia atau tikus.

Studi : Stres pada Wanita dapat Meningkatkan Perkembangan Kanker
Daily Mail
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Sebuah penelitian menegaskan bahwa stres dapat berkontribusi pada pertumbuhan kanker yang cepat, terutama pada wanita yang mengalami kecemasan dan depresi.

Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Investigation, menunjukkan bahwa stres dan depresi kronis menyebabkan pelepasan hormon yang dikenal sebagai epinefrin, yang kemudian memicu reaksi biokimia yang mendorong pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara, demikian dilansir dari Medical Daily.

Penelitian sebelumnya sudah menyatakan hubungan antara stres dan kanker. Namun, sebagian besar temuan tidak menentukan bagaimana kondisi tersebut secara langsung mempengaruhi kanker.

Baca: Sebelas Napi Kabur dari Rutan Takengon

Dalam penelitian baru, para peneliti menemukan reaksi sel induk kanker terhadap stres melalui tes pada tikus yang melibatkan sel kanker payudara pada hewan dan manusia.

Tim tersebut menginduksi stres kronis pada tikus selama seminggu sebelum memiliki sel kanker payudara manusia atau tikus.

Mereka menemukan bahwa tikus yang mengalami stres kronis menunjukkan perubahan perilaku yang konsisten dengan kecemasan dan depresi dan memiliki tumor yang lebih besar dan lebih cepat tumbuh pada saat yang sama.

Baca: Kisah Para Penjarah Kuburan di Filipina, Mengambil Bagian Tubuh Mayat Untuk Perlindungan Spiritual

Para peneliti itu kemudian menganalisis dasar-dasar biokimia yang mendasari yang menyebabkan stres dapat meningkatkan pertumbuhan kanker.

Mereka kemudian menemukan bahwa kadar epinefrin secara signifikan tinggi pada tikus yang mengalami stres dan pertumbuhan tumor yang lebih cepat.

Hormon stres memicu pelepasan enzim yang disebut laktat dehidrogenase yang meningkatkan aktivitas gen penyebab kanker.

Baca: Cara Membuat Akun WhatsApp Tanpa Harus Pakai Nomor Telepon, Simak Langkahnya Berikut Ini

"Data ini memberikan jalur baru yang menjelaskan bagaimana peningkatan epinefrin yang disebabkan oleh stres kronis mendorong perkembangan kanker payudara dengan bertindak langsung pada sel induk kanker," kata Quentin Liu, ketua peneliti dari Institute of Cancer Stem Cell di Dalian Medical University di Cina.

Halaman
12
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved