23 Penderita Bibir Sumbing Ikut Operasi Gratis

Sebanyak 23 penderita bibir sumbing mengikuti operasi gratis di RSU Datu Beru, Takengon, Sabtu (23/2/2019).

23 Penderita Bibir Sumbing Ikut Operasi Gratis
Serambinews.com
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar menggendong seorang bayi penderita bibir sumbing yang akan mengikuti operasi gratis di RSU Datu Beru, Takengon, Sabtu (23/2/2019). 

Laporan Mahyadi | Takengon

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Sebanyak 23 penderita bibir sumbing mengikuti operasi gratis di RSU Datu Beru, Takengon, Sabtu (23/2/2019).

Operasi gratis bagi penderita bibir sumbing ini merupakan hasil kerjasama antara Smile Train Aceh dengan Pemkab Aceh Tengah, dalam rangka memperingati HUT Kota Takengon ke-442.

Kegiatan operasi gratis bibir sumbing dilaksanakan selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Februari 2019. 

“Kami mengharapkan lebih banyak lagi pasien bibir sumbing bisa ditangani, khususnya di Aceh Tengah,” kata Koordinator Wilayah Smile Train Aceh, Rahmad Maulizar.

Dia menyebutkan, dari jumlah pasien yang ditangani sebanyak 23 orang, terdiri dari usia paling tinggi mencapai 35 tahun, serta usia paling muda berumur 3 bulan.

“Bila dibutuhkan, kami siap kapan saja untuk membantu pemerintah daerah menangani pasien penderita bibir sumbing,” sebutnya.

Baca: VIDEO - Smile Train-Serambi Sudah Operasi 130 Pasien Bibir Sumbing, Gratis

Baca: Izin Perusahaan THL Milik Prabowo di Aceh Tengah dan Bener Meriah Hingga Tahun 2042

Baca: Nova Iriansyah Tunjuk Tiga Plt

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar yang menghadiri pembukaan operasi gratis bibir sumbing di RSU Datu Beru, Takengon, mengungkapkan, bahwa sudah menjadi komitmen pemerintah daerah untuk terus berupaya mengurangi jumlah penderita bibir sumbing di daerah itu.

“Operasi massal bibir sumbing, akan terus kita lanjutkan. Terutama dalam memperingati hari jadi Kota Takengon,” jelas Shabela Abubakar.

Shabela mengungkapkan, untuk penanganan yang lebih optimal diharapan tenaga kesehatan di Puskesmas serta aparatur kampung bisa lebih proaktif.

Termasuk juga masyarakat agar memberikan laporan jika masih ada ditemukan penderita bibir sumbing di lingkungannya.

Kegiatan operasi bibir sumbing juga dirangkai dengan donor darah yang berlangsung di Oproom Setdakab setempat.(*)

Penulis: Mahyadi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved