Angin Kencang Rusak Atap 10 Rumah di Abdya

Delapan rumah warga Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) copot atapnya setelah diterbangka

Angin Kencang Rusak Atap 10 Rumah di Abdya
IST
ANGGOTA BPBD,tagana, dan masyarakat, menggunakan bekoloder membersihkan pohon yang menimpa rumah di Gampong Tokoh, Kecamatan Manggeng, Abdya, setelah angin puting beliung menerjang kawasan itu, Minggu (24/2) pagi. 

BLANGPIDIE - Delapan rumah warga Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) copot atapnya setelah diterbangkan angin puting beliung dan ditimpa pohon tumbang, Sabtu (23/2) menjelang malam. Sedangkan angin kencang pada Jumat malam juga merusak dua atap rumah warga di Kecamatan Blangpidie. Dengan demikian, total rumah yang copot atapnya mencapai sepuluh unit.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Amiruddin dan Camat Manggeng, Hamdany SE yang dihubungi Serambi, Minggu kemarin, menjelaskan angin puting beliung disertai hujan melanda kawasan itu Sabtu (23/2) sekira pukul 18.15 WIB. Delapan rumah warga di beberapa gampong di Kecamatan Manggeng copot atap sengnya setelah diterjang angin dan tertimpa pohon tumbang.

Dua rumah di antaranya rusak berat, masing-masing milik Nurlaila (50), seorang janda di Gampong Tokoh yang seluruh atapnya rusak akibat ditimpa pohon jengkol yang tumbang diterpa angin. Rumah lainnya milik Anwar (48) di Gampong Paya yang seluruh atap seng bangunan utama rumah bersama rangkanya copot diterbangkan angin, kemudian dihempaskan ke tanah.

“Nurlaila bersama satu anak dan Anwar bersama lima anggota keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah anggota keluarganya karena rumahnya tak bisa lagi ditempati,” kata Camat Hamdany.

Enam rumah warga lainnya yang copot atapnya karena diterbangkan angin di Kecamatan Manggeng masing-masing rumah Agusalim di Gampong Tokoh, Firdaus di Gampong Paya, Darwis, Syamsuardi, dan Safrijal di Gampong Padang, serta rumah Mustawi di Gampong Tengah.

Selain itu, atap seng bangunan MIN Teupin Batee di Gampong Tokoh juga rusak akibat ditimpa pohon pinang yang tumbang.

Sedangkan Camat Lembah Sabil, TR Syahir SPd melaporkan angin kencang yang bertiup Sabtu sore mengakibatkan atap dua bangunan rusak ringan. Masing-masing atap bangunan bengkel milik Raja Ubiet di Gampong Padang Keulele dan atap seng gedung MIS Miftahul Salam di Gampong Meunasah Teungoh.

Sedangkan peristiwa angin kencang pada Jumat (22/2) malam juga menyebabkan dua rumah di Kecamatan Blangpidie, yaitu rumah warga Meudang Ara copot atap sengnya dan rumah warga Gampong Payong rusak atapnya akibat ditimpa pohon tumbang.

Pantauan Serambi, angin kencang disertai hujan melanda kawasan Abdya, Jumat malam, sehingga puluhan baliho calon anggota legislatif (caleg) bertumbangan dan robek. Papan reklame dari rangka besi ukuran besar yang selama ini terpampang di Jalan Persada Blangpidie diterpa angin sehingga menimpa kanopi bangunan Masjid Nurul Yaqin, Gampong Keude Siblah.

Sudah dibersihkan
Kepala BPBK Abdya, Amiruddin SPd menjelaskan, rumah milik Nurlaila di Gampong Tokoh, Manggeg yang rusak berat akibat ditimpa pohon, Sabtu sore, telah dibersihkan menggunakan alat berat jenis beko yang di kerahkan ke lokasi, Minggu (24/2) pagi.

Pembersihan pohon yang menimpa rumah tersebut melibatkan anggota BPBK, Tagana, masyarakat, keuchik, camat, serta anggota Koramil Manggeng. Rumah warga Geulumpang Payong Blangpidie yang rusak atapnya lantaran ditimpa pohon tumbang, Jumat malam, juga sudah dibersihkan pada Sabtu pagi.

Amiruddin menjelaskan, keluarga yang menjadi korban puting beliung di Kecamatan Manggeng maupun Blangpidie segera mendapat bantuan logistik. “Bantuan logistik sedang diproses dan segera diserahkan kepada para korban,” ujarya.

Dinas Sosial Abdya juga segera menyalurkan bahan bangunan untuk rumah yang rusak, berupa atap seng dan papan tripleks. (nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved