Tafakur

Belajar Berdosa

Belajar adalah kewajiban yang berpahala banyak dan berkelanjutan, dan memberi keuntungan luar biasa dalam hidup

Belajar Berdosa

Oleh: Jarjani Usman

“Bermegah-megahan telah melalaikan kalian, hingga kalian masuk ke liang kubur” (QS. At Takasur: 1-2).

Belajar adalah kewajiban yang berpahala banyak dan berkelanjutan, dan memberi keuntungan luar biasa dalam hidup ini. Belajar yang benar akan menyatu dengan tujuan hidup yang disebutkan Allah dalam Alquran, yaitu untuk beribadah kepadaNya. Jadi belajar akan memperoleh ilmu untuk beribadah dan melanjutkan kehidupan di jalan Allah. Namun, belajar bisa berdosa.

Belajar berdosa bila niat belajar sudah tergelincir dan melalaikan. Misalnya, belajar diniatkan untuk memperoleh titel tinggi, mengejar jabatan dan memperoleh harta dunia. Belajar dengan niat seperti ini termasuk upaya bermegah-megahan, yang tentunya tidak disukai Allah.

Bila niat belajar seperti itu, akan berdampak buruk terhadap cara belajar dan penggunaan ilmu. Makanya tidak mengherankan, selama proses belajar tak sedikit yang melakukan perbuatan-perbuatan mungkar. Dan ilmu yang diperoleh bukan hal penting karena yang dipentingkan adalah titel untuk bermegahan.

Lazimnya, bila tujuan belajar seperti itu, tak akan tertarik untuk mengabdi menyebarkan ilmu dengan ikhlas. Yang tertarik adalah berusaha keras memperebutkan jabatan, walaupun dengan cara tak terpuji.

Sungguh mengerikan dampak dari perbuatan lalai seperti itu. Sebab, hanya akan memperoleh dunia, tetapi tidak memperoleh kebaikan di akhirat. Betapa rugi memilih yang sedikit di dunia dengan mengorbankan yang banyak dan abadi di akhirat.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved