Fachrul Razi lakukan konsolidasi dan Training Politik Wilayah Aceh Tamiang

Melihat maraknya hoax dan fitnah jelang Pemilu 2019 terhadap partai lokal perihal ini serangan mengarah pada Partai Aceh

Fachrul Razi lakukan konsolidasi dan Training Politik Wilayah Aceh Tamiang
IST
H. Fachrul Razi, MIP, Pimpinan Komite I DPD RI saat memaparkan gerakan anti hoax dan anti fitnah menjelang Pemilu 2019 di Aceh Tamiang, 22-24 Februari 2019 

* Bangun Gerakan Anti Fitnah dan Anti Hoax

ACEH Tamiang - Melihat maraknya hoax dan fitnah jelang Pemilu 2019 terhadap partai lokal perihal ini serangan mengarah pada Partai Aceh dan dirinya, Senator Fachrul Razi mengajak masyarakat Aceh khususnya masyarakat Aceh Tamiang untuk selalu aktif mensosialisasikan kepada keluarga, kerabat serta seluruh elemen masyarakat terkait bahaya “Hoax” Fitnah, Kegiatan berlangsung dari Jumat sampai Minggu, (22-24/2).

Fachrul Razi menilai, sejumlah elemen masyarakat arus bawah di Aceh, yang sudah tidak tahan dengan politik jahat berupa serangan hoax dan fitnah apalagi mendiskreditkan personal dan partai Aceh, yang berkembang menjelang pemilu 17 April 2019, Ini dinilai menciderai demokrasi dan memantik perselisihan hidup yang berkerukunan.

Kampanye anti hoax dan anti fitnah yang dilakukan H. Fachrul Razi, MIP dengan mengadakan beberapa pertemuan dengan masyarakat dan pertemuan khusus dengan kader Partai Aceh. Pertemuan juga dilakukan didaerahpedalaman Aceh Tamiang. H. Fachrul Razi, MIP yang juga pimpinan Komite I DPD RI didepan 500 kader Partai Aceh di Aceh Tamiang dalam konsolidasidan pelatihan politik dalam rangka melakukan kampanye politik yang santun dan cerdas menjelaskan 15 Program Keberhasilan Partai Aceh Untuk Rakyat Aceh. Harapannya, rakyat harus tahu apasaja yang telah dicapai dan diperjuangkan oleh Partai Aceh selama 10 tahun belakangan ini.

H. Fachrul Razi, MIP Pimpinan Komite I DPD RI “Selama Partai Aceh berkuasa, berbagai program rakyat telah dilakukan, berbagai turunan UUPA dan Implementasi MoU Helsinki telah dilakukan, namun fitnah terus bergulir seakan akan Partai Aceh tidak berbuat untuk rakyat, ini propaganda lawan untuk melemahkan Partai Aceh karena PA merupakan partai yang konsisten dan istiqomah dalam memperjuangkan MoU Helsinki dan UUPA,” Tegas Fachrul Razi yang juga mantan Juru Bicara Pusat Partai Aceh 2012-2014.

“Jangan hanya memberikan bantuan alakadar, kemudian di lapangan dan medsos menjelekkan kinerja Partai Aceh dan menuding kader PA dan akil PA di parlemen tidak berbuat apa apa buat rakyat. Pendidikan dan kesehatan gratisada juga karena perjuangan partai Aceh di parlemen, dan antuan ntuk anak yatim dan janda di masa meugang dan hari raya, hanya Partai Aceh yang aktif terus memberikan bantuan,” tegasnya.

Di Aceh Tamiang, Fachrul Razi memaparkan bahwa semua kandidat PA Aceh Tamiang berasal dari masyarakat kelas menengah kebawah atau masyarakat miskin serta berasal dari berbagai profesi di gampong gampong seperti petani, nelayan, mantan kepala desa, mantan ketua pemuda dan antan pegawai. Oleh karena itu, Partai Aceh dan dirinya akan terus berjuang untuk memperjuangkan masyarakat miskin. “Masyarakat kita butuh akil yang berasal dari perwakilan status sosial nya. Bagi caleg yang berasal dari Petani, perjuangkan petani, bagi caleg perempuan, perjuangkan kelompok perempuan demikian juga elemen masyarakat lainnya yang diwakili oleh Partai Aceh,” jelas Fachrul Razi yang disambut dengan tepuk tangan dan yel yel yang meriah.

Dirinya juga memaparkan 26 Program Keberhasilannya selama duduk di DPD RI dari 2014-2019. “Kami diajarkan oleh Almarhum Tengku Hasan Tiro dan Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Machmud Alhaytar untuk berpolitik yang cerdas dalam mensejahterakan rakyat, dengan ideologi keacehan dan mewujudkan peradaban politik yang bermartabat bagi bangsa Aceh,” tegas Fachrul Razi. Fachrul Razi juga mengajak masyarakat untuk memenangkan Partai Aceh secara bermartabat. Insya Allah Partai Aceh dan kader kader nya menang dengan berbagaifitnah dan hoax yang beredar.

Demokrasi adalah sistem yang mendidik masyarakat untuk memiliki hak politik dan sosial, melalui demokrasi, Partai Aceh terus berjuang dalam mengimplementasikan MoU Helsinki baik di pemerintahan maupun parlemen” jelas Fachrul Razi. Gerakan Anti Hoax dan anti fitnah serta endidikan politik atas ide dan gagasan Fachrul Razi ini akan terus dilakukan di 23 Kabupaten Kota.

“Kita terus kampanyekan politik cerdas dan politik berwibawa dengan menawarkan gagasan dan ide Aceh masa depan, dan kita akan terus melawan politik fitnah, politik hoax dan politik uang di Aceh,” tutup Fachrul Razi.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved