Aceh Barat Perketat Orang Asing

Aceh Barat mulai meningkatkan pengawasan terhadap orang asing yang selama ini melakukan kegiatan di kabupaten

Aceh Barat Perketat Orang Asing
FOTO HUMAS PEMERINTAH ACEH
PETUGAS Disnakermobduk Aceh menyerahkan nota pemeriksaan kepada tenaga kerja asing di mess karyawan PT Shandong Licun Power Plant Technology co Ltd, kompleks PT Lafarge Cement Indonesia, Lhoknga, Aceh Besar, Jumat (18/1). 

* Kukuhkan Tim Pora Kecamatan

MEULABOH - Aceh Barat mulai meningkatkan pengawasan terhadap orang asing yang selama ini melakukan kegiatan di kabupaten tersebut. Untuk mengintensifkan pengawasan, Imigrasi Meulaboh, Selasa (26/2), mengukuhkan 12 tim Pengawasan Orang Asing (Pora) tingkat kecamatan di kabupaten setempat.

Kegiatan tersebut dilakukan di sebuah kafe di Meulaboh. Selain dihadiri Kepala Imigrasi Meulaboh Imam Santoso, juga dihadiri Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Kav Nurul Diyanto, Kapolres AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, Kadis Tenaga Kerja Aceh Barat Mulyagus, dan Kepala Kantor Kesbangpol Desrizal. Turut hadir pula peserta dari Muspida se-Aceh Barat dan sejumlah lembaga terkait di kabupaten itu.

Kepala Imigrasi Meulaboh, Imam Santoso mengatakan, dengan terbentuk tim Pora kecamatan, diharapkan dapat mengawasi keberadaan orang asing di Aceh Barat hingga ke tingkat kecamatan. Tentu pengawasan tetap mengacu kepada aturan yang berlaku. “Mari kita awasi bersama. Laporkan bila ada yang melanggar aturan izin yang berlaku,” katanya.

Dandim Aceh Barat Nurul Diyanto mengatakan, dalam pengawasan yang terpenting adalah koordinasi dengan masing-masing lembaga terkait. Artinya, perlu langkah bersama dalam mengawasi keberadaan orang asing. “Koordinasi yang dilakukan bukan hanya pembicaraan, tetapi aplikasinya di lapangan,” kata Dandim.

Kapolres Aceh Barat Raden Bobby juga menyampaikan hal yang sama. Kata dia, pihak kepolisian terus memantau dan tentu akan mengambil tindakan bila menemukan tindak pidana yang dilakukan orang asing.

Kadis Tenaga Kerja Aceh Barat, Mulyagus mengatakan, kewenangan pengawasan terhadap pekerja asing di kabupaten sesuai aturan kini menjadi tanggung jawab provinsi. “Tentu apa yang menjadi harapan dalam pertemuan akan disampaikan ke provinsi, termasuk keberadaan tim Pora yang kini sudah dibentuk di tingkat kecamatan,” kata dia..

Dalam kegiatan pengukuhan tim Pora sebanyak 12 kecamatan se-Aceh Barat, ada sesi diskusi yang melibatkan berbagai kalangan. Sejumlah tanggapan disampaikan peserta diskusi. Danramil Arongan Lambalek, Kapten Heri Nizar, memaparkan langkah-langkah yang diambil bila ada orang asing. Camat Samatiga Said Azmi, meminta dilakukan pengawasan ketat di pelabuhan penyeberangan Samatiga. Pelabuhan bisa jadi jalur masuk, meskipun hanya untuk tujuan ke Sinabang.

Kapolsek Pante Ceureureumen, Ipda Rusdiono mengatakan, saat ini di wilayah Kecamatan Pante Ceureumen sedang ada survei terhadap rencana pembangunan PLTA di Sikundo dan biji besi di Lawet. “Kami berharap adanya surat tembusan satu dari imigrasi. Bila ada orang asing yang bekerja pada kecamatan disampaikan ke Muspika,” harapnya.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved