Dyah Erti Idawati Sosialisasi ‘Aceh Hebat’

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh Dyah Erti Idawati menyosialisasikan visi misi “Aceh Hebat”

Dyah Erti Idawati Sosialisasi ‘Aceh Hebat’
IST
Dyah Erti Idawati

JAKARTA - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Aceh Dyah Erti Idawati menyosialisasikan visi misi “Aceh Hebat” dari pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah, di Mess Aceh, Jakarta, Selasa (26/2). Ia mengharapkan peran dan sumbangsih komunitas masyarakat Aceh Jakarta dalam mendukung dan mendorong pembangunan Aceh di bidang sosial kemasyarakatan, usaha kecil menengah, dan seni budaya.

Pertemuan dipandu Kepala Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, Almuniza Kamal. Hadir dalam pertemuan itu pengurus Taman Iskandar Muda, Ikatan Keluarga Alumni Universitas Syiah Kuala Jakarta, Komunitas Sabang Jakarta, Komunitas Rangkaian Bunga Kopi, para seniman, wartawan, aktivitas mahasiswa dan pemuda Aceh Jakarta, termasuk mewakili jaringan Atjeh Connection.

Mantan Kerua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Provinsi Aceh Ny. Mustafa Abubakar ikut berbagai pengalaman saat berusaha memajukan industri kerajinan Aceh.

Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Aceh Tengah dan Bener Meriah juga hadir, di acara yang ditutup dengan makan siang bersama dengan menu khas Aceh.

Dyah Erti Idawati yang juga istri Plt Gubernur Nova Iriansyah memaparkan sejumlah rangkaian program yang disusun melalui Kantor Penghubung Pemerintah Aceh, antara lain menyediakan rumah singgah bagi keluarga Aceh yang berobat di Jakarta, membantu memulangkan jenazah warga Aceh yang meninggal dunia di Jakarta dan akan dikebumikan di Aceh, serta menyiapkan ambulans khusus. “Program rumah singgah mulai efektif pertengah Maret. Sekarang sedang dilakukan perbaikan,” ujar Dyah Erti.

Rumah yang dijadikan fasilitas tempat singgah tersebut, adalah rumah dinas Kepala Kantor Pemerintah Aceh berlokasi di Cipinang, Jakarta Timur. “Masyarakat kita lebih membutuhkan sarana tersebut sebagai rumah singgah, ketimbang rumah dinas untuk kepala kantor,” kata Almuniza Kamal, perihal penyediaan fasilitas rumah singgah tersebut.

Di bidang budaya, Kantor Penghubung secara berkala melakukan promosi di berbagai event di Jakarta, termasuk di acara “car free day” tiap hari Minggu. Silakan komunitas manfaatkan sarana dan prasarana yang ada. Sehingga seni budaya Aceh makin berkibar lagi,” ujar Dyah.

Hal lain yang jadi titik perhatian Pemerintah Aceh adalah mendorong tumbuhnya usaha kecil menengah di ibu kota, seperti bidang kuliner. “Pemerintah Aceh akan mendata seluruh warung Aceh di Jakarta dan membantu pengembangan usahanya. Pak Plt Gubernur sangat ingin usaha kecil ini betul-betul berkembang pesat,” ujar Dyah Erti Idawati.(fik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved