Dewan Desak Pemkab Pidie Pacu Proyek MTQ

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie mendesak pemerintah untuk emacu pelaksanaan proyek

Dewan Desak Pemkab Pidie Pacu Proyek MTQ
Serambinews.com
Lahan yang bersisian dengan Kantor Bupati Pidie dan Baitul Mal di Jalan Prof A Majid Ibrahim yang akan dijadikan arena MTQ ke 34 tingkat Provinsi Aceh, mulai ditanami pohon, Kamis (14/2/2019). 

SIGLI - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie mendesak pemerintah untuk emacu pelaksanaan proyek sarana infrastruktur Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Provinsi Aceh.

“Gema MTQ belum ada sampai sekarang, bahkan belum ada tugu MTQ dan tanda-tanda lain yang akan menunjukkan berlangsung even ini di Pidie,” kata Drs Isa Alima, Ketua Komisi C DPRK Pidie, Jumat (1/3).

Disebutkan, jika tidak dipacu maka even skala provinsi itu, dikhawatirkan tidak bisa maksimal. “Jangan sampai waktu tinggal sedikit, baru memacu pekerjaan, tentunya tidak akan tuntas,” ujar Isa Alima.

Di samping itu, dalam Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) harus bisa diakses siapa saja, tetapi belum ada item proyek MTQ yang akan ditender.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Pidie, Muhammad Adam MM ditanyai Serambi, Jumat (1/3) mengaku sedang mempersiapkan proses tender. Namun dia menolak menjelaskan detail dan meminta ditunda dulu berita MTQ. “Nantilah lain waktu, jangan setiap hari berita MTQ,” jawabnya singkat.

Secara terpisah, Sekretaris Umum Pelaksanaan MTQ, H T Sabirin mengatakan pelaksanaan MTQ belum final jadwalnya, sebagaimana sering disebut pada Juli 2019. “Kemungkinan bergeser bukan maju, tapi mundur. Belum ditentukan tanggal dan bulan pastinya akan ada rapat susulan nantinya,” kata T Sabirin. Dia mengaku, hal lain menyangkut sarana pembangunan bukanlah kapasitasnya. “Saya tidak tahu, itu bukan kewenangan saya,” jawabnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud, Jumat (22/2) usai acara tanam pohon bantuan PT PLN di arena MTQ mengaku sedang memacu persiapan auditorium serba guna di arena utama. Fasilitas pendukung lainnya sedang dikerjakan lanscap, pagar, saluran, mushalla, katanya.

“Pekerjaan sisa lainnya mempersiapan mimbar di gedung meusapat ureueng Pidie dan mimbar di Gedung Olah Raga (GOR). Pekerjaan tidak butuh waktu lama, kita pastikan terkejar,” kata Wabup.

Dia memastikan tinggal finalnya termasuk persiapan rumah-rumah untuk kafilah juga sudah dicek. Adapun fasilitas lain telah rampung penimbunan di arena utama. “Tinggal cari pasir kerikil untuk memadatkan timbunan,” jelasnya.

Meskipun dana dialokasikan mencapai Rp 75 miliar dari provinsi dan kabupaten, namun wabup memastikan kebutuhan anggaran akan kurang dari jumlah itu. “Mungkin kurang dari itu. Beberapa dinas terkait ikut coba berbenah di sektor masing-masing misalnya Dinas Perhubungan akan membenahi terminal dan jalan juga akan dibenahi,” kata Wabup Pidie, Fadhullah TM Daud.(aya)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved