Salam

Aceh Harusnya Jadi Provinsi Terbersih

Pemerintah Aceh bersama ratusan pegiat lingkungan dan aktivis berbagai komunitas mendeklarasikan Aceh bebas

Aceh Harusnya Jadi Provinsi Terbersih
SERAMBI/BUDI FATRIA
PLANG tanda larangan buang sampah ke sungai dan jalan terpasang di Taman Krueng Daroy, Banda Aceh. Pemko Banda Aceh telah memasang tanda larangan membuang sampah sembarang di sejumlah taman, namun sebagian warga masih kurang dalam menjaga kebersihan lingkungan. Foto direkam, Sabtu (3/2). 

Pemerintah Aceh bersama ratusan pegiat lingkungan dan aktivis berbagai komunitas mendeklarasikan Aceh bebas sampah, Sabtu, 2 Maret 2019. Deklarasi itu dilakukan di lapangan sepak bola Gampong Siron, Ingin Jaya, Aceh Besar, dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2019.

Sebagaimana diberitakan Harian Serambi Indonesia, Minggu Kemarin, kegiatan itu dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh bersama Pemkab Aceh Besar. Itu sebab deklarasinya dilaksanakan di wilayah Aceh Besar, bukan di Banda Aceh sebagai ibu kota Provinsi Aceh.

Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, deklarasi tersebut dilakukan oleh Staf Ahli Gubernur Aceh, Iskandar Syukri. Dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih sampah di sejumlah titik dalam wilayah Ingin Jaya dan Blangbintang melibatkan ratusan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang.

Meskipun sifatnya masih sebatas seremonial dan rutinitas tahunan, tapi deklarasi itu patut kita apresiasi. Soalnya, deklarasi bukanlah hal biasa, melainkan pernyataan yang sengaja diumumkan. Dia semacam kontrak moral. Ada komitmen dan tekad di dalamnya. Dalam hal ini adalah tekad untuk menjadikan Aceh sebagai provinsi yang bersih dan bebas sampah.

Lebih dari itu, provinsi yang bebas sampah adalah provinsi yang dengan sadar ingin senantiasa tampil bersih dan sehat. Provinsi yang menjaga lingkungannya agar tidak jorok dan menjadi sarang penyakit.

Tekad seperti ini sangat relevan dideklarasikan di Aceh, mengingat provinsi ini merupakan satu-satunya di Indonesia yang bersyariat Islam. Semua kita tahu bahwa di dalam Islam, kebersihan adalah hal yang sangat dianjurkan, bahkan digolongkan sebagian daripada iman.

Jadi, ketika pemerintah provinsi dan kabupaten mendeklarasikan Aceh bebas sampah, sesungguhnya hal itu adalah pengejawantahan dari sikap dan komitmen sebagai muslim sejati.

Dengan ‘positioning’ seperti ini, ada atau tanpa deklarasi bebas sampah sekalipun Aceh mestinya senantiasa bisa tampil menjadi provinsi terbersih di Indonesia. Kebersihan harus kita utamakan dalam kehidupan sehari-hari, bukan karena ada Hari Peduli Sampah Nasional yang digagas pemerintah, tapi justru karena hidup bersih dan sehat memang perintah agama.

Mulailah hidup bersih di rumah, pekarangan, di jalanan, di kendaraan, sekolah, atau tempat kerja. Tak terkecuali di ruang publik dan rumah ibadah, serta di mana saja. Jangan sembarangan buang sampah. Sortirlah sampah rumah tangga agar mudah didaur ulang dan tetap bernilai ekonomi sehingga bermanfaat bagi orang lain. Jadilah pribadi yang bersungguh-sungguh menjaga kebersihan sebagai ciri orang beriman dan memberi manfaat bagi orang lain, bukan malah mudarat.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved