APK Dipasang di Lokasi yang Dilarang, Ini Kata Relawan Laskar Militan Jokowi

Alat Peraga Kampanye (APK) calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin dipasang di lokasi larangan.

APK Dipasang di Lokasi yang Dilarang, Ini Kata Relawan Laskar Militan Jokowi
Serambinews.com
Alat peraga kampanye Capres 01, Jokowi-Ma'ruf Amin terpasang di trotoar jalan Kompleks Perkantoran Pemkab Abdya di Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie, Senin (4/3/2019). 

Laporan Rahmat Saputra | Abdya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Alat Peraga Kampanye (APK) calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin dipasang di lokasi larangan.

Pantauan Serambinews.com, ada belasan APK terpasang di lokasi larangan kampanye yaitu di trotoar jalan Kompleks Perkantoran Pemkab Aceh Barat Daya (Abdya) di Desa Keude Paya, Kecamatan Blangpidie.

Untuk diketahui, sejak beberapa tahun terakhir di trotoar itu, bukan hanya alat peraga kampanye yang dilarang. Namun spanduk kegiatan pemerintah dan iklan perusahan, juga tidak dibolehkan terpasang di lokasi tersebut.

Warga di lokasi tersebut mengaku tidak tahu siapa yang memasang APK di lokasi terlarang tersebut. "Tidak tahu, saya baru lihat tadi pagi," ujar seorang warga setempat, Jakfar.

Baca: Panwaslih Banda Aceh Kembali Tertibkan APK Melanggar Aturan

Baca: Nama Wakil Bupati Abdya Dicatut Oknum untuk Memuluskan Proyek, Ini Penjelasan Muslizar MT

Baca: Selain Tol Laut dan Darat, Jokowi Punya Program Tol Langit, Begini Penjelasan Lengkapnya

Sejumlah pihak pun mengecam aksi pihak yang melakukan pemasangan APK tersebut.  "Ini bukan contoh yang baik untuk pembelajaran politik dan demokrasi bagi masyarakat Abdya," ujar salah seorang PNS, Kasman.

Ia berharap Panwaslih Abdya segera menertibkan APK yang berada di lokasi terlarang tersebut.

Ketua Relawan Laskar Militan Jokowi wilayah Abdya, Fauzi Al-Adani saat dikonfirmasi Serambinews.com, juga mengaku tidak mengetahui adanya pemasangan APK di lokasi terlarang tersebut.

"Pemasangan APK itu di luar sepengetahuan TKD (Tim Kampanye Daerah) Jokowi-Ma'ruf," ujarnya.

Seharusnya, kata Fauzi, jika ada relawan yang mau pasang APK di Abdya, agar melapor kepada TKD sebagai tim kampanye yang resmi dari partai pengusung.

"Ini penting, karena yang tahu persoalan dan lokasi larangan ya TKD, sehingga persoalan ini tidak terulang," pungkasnya.(*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved