Tafakur

Melawan Pelemahan

Kini, perselisihan politik semakin memanas, sehingga berpeluang membuat kita terlena dan hilang kendali

Melawan Pelemahan

Oleh: Jarjani Usman

“Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah” (QS. Ali Imran: 110).

Kini, perselisihan politik semakin memanas, sehingga berpeluang membuat kita terlena dan hilang kendali. Bisa jadi, ada pihak lain yang sengaja mengomporinya agar kita terus tenggelam dalam perselisihan politik, sehingga lupa mengurus diri, memikirkan dan menciptakan usaha-usaha yang membuat umat mandiri.

Kalau terus sibuk menyerang sesama, ini sebenarnya sedang terjadi pelemahan. Pihak lain akan memanfaatkan momen ini untuk menyerang kita di berbagai bidang. Di bidang ekonomi, misalnya, kita dihantam terus-menerus, sehingga produk-produk kita kurang ketinggalan secara kualitas, sehingga tak laku dan bangkrut. Akibatnya, kita tak punya modal untuk membangun, sehingga terpaksa mengutang pada pihak yang sebenarnya telah mempersiapkan rancangan untuk menyerang dalam bidang ekonomi, misalnya.

Akibatnya, kita menjadi umat yang sangat bergantung kepada pihak lain. Yang namanya ketergantungan, tentu bukan tanpa tawar-menawar. Ada hal berharga yang harus diberikan sebagai agunan. Kehidupan kita didikte pihak lain. Dengan kata lain, kita semakin jauh dari sifat umat terbaik.

Kondisi yang memprihatinkan harus dilihat sebagai sesuatu yang mendesak untuk ditanggulangi. Harus ada jihad dengan tekun belajar, meneliti, dan membangun usaha-usaha umat. Dengan cara demikian, ketergantungan kepada pihak lain akan berkurang. Kita akan mandiri, dan terhindar dari produk-produk haram. Kita harus berusaha meraih jati diri sebagai umat yang terbaik.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved