58 Honorer Lolos Passing Grade

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI

58 Honorer Lolos Passing Grade
Kepala BKPSDM

* Surat Kemenpan RB Beredar di Medsos
* Hasil Seleksi P3K belum Dirilis

BLANGPIDIE - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI, hingga Senin (4/3) kemarin, belum mengumumkan secara resmi hasil kelulusan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap I Tahun 2019 yang telah dilaksanakan pada 22-23 Februari lalu.

Meski begitu, di media sosial beredar sudah beredar lampiran surat Kemenpan RB yang menyebutkan 58 honorer kategori dua (K2) dari Aceh Barat Daya memenuhi nilai ambang batas atau passing grade. Rinciannya, 23 guru (tenaga pendidikan) dan 35 tenaga penyuluh pertanian.

Berdasarkan informasi yang didapat Serambi mengungkapkan, jumlah peserta seleksi yang memenuhi nilai ambang batas (passing grade) disampaikan Kemenpan RB RI melalui surat dengan nomor: B/275/S.SM 01.00/2019 tanggal 1 Maret 2019. Surat yang diteken Sekretaris Kemenpan RB, Dwi Wahyu Atmaji itu ditujukan kepada para gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia.

Pada surat Kemenpan RB yang beredar di media sosial tersebut, pada halaman lampiran suratnya dijelaskan bahwa jumlah peserta seleksi P3K dari Kabupaten Abdya yang memenuhi nilai ambang batas berjumlah 58 orang. Rinciannya, 23 guru (tenaga pendidikan) dan 35 tenaga penyuluh pertanian.

Seperti diketahui, seleksi atau tes penerimaan P3K di Abdya telah digelar di SMA Negeri 1 Abdya di Blangpidie, Sabtu (23/2) lalu. Sistem seleksi menggunakan CAT (Computer Asissted Test) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tes tersebut diikuti 119 tenaga honorer kategori dua (K2) di Abdya. Mereka terdiri dari 81 tenaga pendidikan (guru) dan 38 Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THLTB) penyuluh pertanian.

Dengan penyampaian nilai ambang batas berdasarkan Surat Kemenpan RB tanggal 1 Meret 2019 itu, berarti ada 61 dari 119 peserta seleksi P3K yang tidak lulus nilai ambang batas yakni 58 orang guru dan tiga penyluh pertanian. Hanya saja, itu belum bersifat resmi karena pengumuman hasil kelulusan akan diinformasikan melalui web http:sscn.bkn.go.id. Pengumuman hasil tes ini baru akan diumumkan setelah Menpan RB dan Kepala BKN menerima usulan jumlah kebutuhan P3K dari gubernur dan bupati/wali kota.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Abdya mendapat kuota penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap I Tahun 2019 sebanyak 191 orang. Mereka terdiri dari 153 tenaga pendidikan (guru) dan 38 Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THLTB) penyuluh pertanian.

Sedangkan jumlah tenaga honorer K2 tenaga pendidikan di Abdya mencapai 236 orang, ditambah 38 orang THLTB penyuluh pertanian. Dari 236 tenaga honorer K2 tersebut, Pemkab Abdya kemudian melakukan kebijakan seleksi ulang pada tahun 2018 lalu. Hasilnya, lulus sebanyak 205 orang dan diberikan SK sebagai tenaga guru kontrak daerah.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Abdya, drh Cut Hasnah Nur yang dihubungi Serambi, Senin (4/3), mengaku, belum mengetahui kalau Kemenpan RB telah menyampaikan jumlah peserta seleksi P3K dari kabupaten itu yang memenuhi nilai ambang batas (passing grade).

“Kami belum tahu, tapi kalau peserta sudah tahu apakah dia mencapai passing grade atau tidak, itu karena sistem seleksi menggunakan CAT,” katanya. Cut Hasnah Nur menegaskan, Kemenpan RB belum mengumumkan kelulusan hasil seleksi P3K Tahap I/2019 yang telah dilaksanakan pada 23 Februari lalu. “Pengumunan hasil seleksi P3K merupakan kewenangan Kemenpan RB,” tegasnya.

Namun begitu, Kepala BKPSDM Abdya ini membenarkan, kalau pihaknya telah menerima surat Kemenpan RB RI tentang penyampaikan jumlah kebutuhan atau formasi P3K. “Usulan jumlah kebutuhan P3K di Abdya juga sudah kita kirim ke Kemenpan RB dan BKN, hari ini (kemarin-red),” ucap Cut Hasnah Nur.(nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved