Advertorial

Motto 1000 Hari Pertama Kehidupan Bagi Bidan Aan

Mengingat masa kerja saat ini sudah 25 tahun saya mengabdi menjadi seorang bidan,” kata perempuan kelahiran 9 Desember 1974

Motto 1000 Hari Pertama Kehidupan Bagi Bidan Aan
IST

SERAMBINEWS.COM, - Keselamatan nyawa ibu dan sosok bayi menjadi perioritas utama seorang bidan ketika persalinan. Hal ini ditekuni bidan Nis’an Fauziah STrKeb yang menetap di Jalan Meulaboh-Medan Desa Langung Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Provinsi Aceh. “Saya pakai motto 1000 hari pertama kehidupan,” ujar Nis’an Fauziah ketika ditemui di prakteknya baru-baru ini.

Wanita yang bersuamikan seorang anggota polisi di Polres Aceh Barat ini mengungkapkan kegembiran dan keluh kesah menjadi seorang bidan. Ia sudah menekuki bidan sejak selesai kuliah Diploma Satu (DI) tahun 1993 silam setelah menyelesaikan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Departemen Kesehatan (Depkes) di Meulaboh tahun 1992.

Nis’an Fauziah dengan sapaan bidan Aan mengungkapkan, selesai kuliah langsung diangkat menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) dengan tugas pertama di desa pedalaman adalah Desa Gelanggang Gajah Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya. “Mengingat masa kerja saat ini sudah 25 tahun saya mengabdi menjadi seorang bidan,” kata perempuan kelahiran 9 Desember 1974.

Bidan Aan mengungkapkan kegembiraan menjadi seorang bidan ketika menolong dua nyawa sekaligus, yakni ibu dan anak selamat dalam proses persalinan. Karena sebelum proses persalinan, bidan Aan menyarankan pasiennya untuk rajin kontrol memeriksakan kandungan, juga menjaga makanan selama hamil. “Alhamdullilah, semua lancar selama saya membantu proses persalinan. Saya pun merasa bahagia bisa memberikan pertolongan kepada banyak orang,” tukas wanita yang ketika masih kecil silam mempunyai cita-cita menjadi dokter, namun tanpa direncanakan, usia 19 tahun sudah menjadi seorang bidan.

Setelah mengabdi di desa pedalaman, Aan pindah ke Meulaboh, Aceh Barat dan ditempatkan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Meureubo. Di samping beban kerja dan kesibukan sebagai bidan PNS, perempuan yang baru-baru ini menyelesaikan kuliah Diploma Empat (DIV) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) di Medan membuka sebuah klinik swasta di rumahnya di Dusun H. Dariah No.01, Desa Langung Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Provinsi Aceh dengan nama ‘Klinik Namora’.

Banyak yang berkunjung di klinik tersebut yang buka 24 jam dan dibantu dua bidan swasta lain serta dibantu sejumlah mahasiswa kebidanan yang kuliah kesehatan di Meulaboh. Klinik tersebut telah dibuka sekitar 20 tahun. “Kalau pengalaman menariknya, waktu itu pernah bersepeda ke rumah pasien ketika di daerah pedalaman dahulu. Saat itu pasien saya akan melahirkan anak ketujuh nya dan kondisinya sudah sangat lemah dikarenakan kontraksi yang lumayan kuat, apalagi saat itu dirumah saya mati lampu karena masih pasca tsunami aceh. Alhamdulillah bayinya berhasil dilahirkan dengan kondisi sehat, dan ibu nya pun sehat,” cerita Aan.

Di samping itu, Bidan Aan sangat berdedikasi tinggi terhadap profesinya sebagai bidan. Karena selain membantu pasiennya melakukan proses persalinan, Aan juga harus siaga membawa pasiennya jauh-jauh ke rumah sakit di kota apabila pasiennya tidak bisa melahirkan normal.

Bidan Aan menambahkan dalam memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil dan calon bayi, bidan Aan kerap memberikan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan rutin serta makan makanan yang bergizi. Tentu kepada ibu-ibu hamil, hal tersebut harus menjadi perhatian sehingga bayi yang dilahirkan dapat tumbuh dan berkembang memiliki potensi prestasi untuk menjadi generasi maju penerus bangsa.

Apalagi kata Aan, sebuah moto 1000 hari pertama kehidupan menjadi prioritas yang harus dimengerti oleh seorang ibu hamil hingga anaknya berusia 2 tahun. Seorang ibu menjaga kehamilan, melahirkan, menyusui hingga membesarkan anak hingga usai 2 tahun. “Masa 1000 hari pertama kehidupan itu menjadi terpenting,” kata bidan yang dikaruniai empat anak tersebut.

Bidan Aan mengajak ibu-ibu hamil untuk memanfaatkan layanan kesehatan, apalagi saat ini pemerintah dengan berbagai program telah diluncurkan demi kesehatan ibu dan bayi serta melahirkan generasi maju.(*)

Alamat Praktik :
Dusun H. Dariah No.01, Desa Langung, Kecamatan Meurobo, Aceh Barat, Provinsi Aceh.

 Kata Mereka:

Ibu Dr. Emi Nurjasmi M.Kes, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Ibu Dr. Emi Nurjasmi M.Kes, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI)
Ibu Dr. Emi Nurjasmi M.Kes, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ()

Peran bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan strategis adalah memberikan pelayanan Kesehatan Ibu Anak, Keluarga Berencana dan kesehatan reproduksi perempuan mulai dari memberikan pelayanan atau edukasi pada masa sebelum nikah, pra hamil, pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, asuhan masa nifas, asuhan bayi baru lahir sampai usia 5 tahun dan prasekolah serta pelayanan KB dan kesehatan reproduksi perempuan.
Bidan bekerja pada setiap fasilitas kesehatan, baik pemerintah maupun swasta mulai dari fasilitas kesehatan tingkat primer (Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan jaringannya, klinik, praktik mandiri bidan) di Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.
Kebijakan penempatan bidan disetiap desa untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga bidan ada di tengah-tengah masyarakat dan bersama masyarakat.

Ibu Cut Sari.W (Ibu dari Salsabila. N) - Pasien Bidan Nis'san Fauziah

Ibu Cut Sari.W (Ibu dari Salsabila. N) - Pasien Bidan Nis'san Fauziah
Ibu Cut Sari.W (Ibu dari Salsabila. N) - Pasien Bidan Nis'san Fauziah ()

Saya bernama Cut Sari Wahyuni, pengalaman saya dengan ibu bidan Aan ketika saya hamil anak pertama. Bidan Aan sangat membantu dan tidak pernah bosan mendukung saya dan mengingatkan saya untuk selalu makan makanan bergizi dan sehat, karena saya di vonis dokter dan tenaga kesehatan bahwa saya mengalami gizi yang buruk. Tetapi dengan ketekunan saya dan dibantu kesabaran ibu bidan yang selalu memberikan dukungan kepada saya, saya bisa melewatinya dengan sabar dan ikhlas. Terima kasih ibu bidan Aan. (*)

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved