Balai Bahasa Aceh Sosialisasi Gerakan Literasi

Tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Balai Bahasa Aceh

Balai Bahasa Aceh Sosialisasi Gerakan Literasi
Imbuhan (Affixes) dalam Bahasa Aceh

BIREUEN - Tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Balai Bahasa Aceh, Jumat (8/3), melakukan sosialisasi desiminasi gerakan literasi nasional bagi guru dan petugas perpustakaan sekolah di Bireuen selama tiga hari.

Pertemuan dihadiri 25 orang dari jenjang SD dan 25 lainnya dari SMP. Mereka terdiri atas guru dan petugas pustaka dan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispenbudpora) Bireuen. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan dibuka Kadis Penbudpora Bireuen, Drs M Nasir MPd.

Kepala Balai Bahasa Aceh, Drs Muhammad Muis MHum kepada Serambi mengatakan, desiminasi literasi merupakan kegiatan kelompok untuk memperoleh informasi serta memanfaatkan informasi dengan kegiatan gerakan membaca dan menulis.

Juga untuk membiasakan seseorang, utamanya siswa maupun guru untuk menyerap informasi yang dibaca dan dirangkum dengan bahasa yang dipahaminya. Tujuannya, kata Muhammad Muis, untuk meningkatan minat baca serta melahirkan bahan bacaan yang berguna untuk menambah beragam pengetahuan dan ketrampilan berbagai disiplin ilmu.

Dengan adanya pelatihan diharapkan peserta dapat meningkatkan literasi bidang membaca dan menulis. Selanjutnya bidang numerasi, yaitu kecakapan menggunakan berbagai macam angka dan simbol terkait matematika dasar. Kemudian, literasi sains untuk meningkatkan pengetahuan dan kecakapan ilmiah agar mampu mengidentifikasi pertanyaan maupun memperoleh pengetahuan baru.

Seterusnya, literasi finansial adalah pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep dan risiko, keterampilan agar dapat membuat keputusan yang efektif dalam konteks finansial. Kemudian, literasi digital berupa kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi dalam berbagai bentuk dari berbagai sumber yang sangat luas, yang diakses melalui piranti komputer dan beragam media lainnya. Terakhir, literasi budaya yaitu kemampuan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa.(yus)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved