Tim Seni Gayo  Berangkat ke India

Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI), M Rohanudin, melepas keberangkatan delegasi RRI diwakili tim kesenian Gayo

Tim Seni Gayo  Berangkat ke India
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Wagub Niva Iriansya membaca puisi dengan latar Tugu Radio Rimba Raya, Bener Meriah. 

* Mengikuti Festival Tari Internasional

JAKARTA - Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI), M Rohanudin, melepas keberangkatan delegasi RRI diwakili tim kesenian Gayo Bener Meriah ke India, mengikuti International Dance Festival 2019 atau Festival Tari Internasional Negara-negara Anggota Asia Pasifik.

Festival diselenggarakan Pasifik Broadcasting Union, berlangsung 7-12 Maret 2019. RRI merupakan salah satu anggota dari persatuan siaran radio Asia Pasifik tersebut.

Penglepasan tim kesenian Gayo Bener Meriah dilakukan di RRI Pusat Jakarta, Rabu (6/3). Hadir Anggota DPR RI asal Aceh Nasir Djamil, Plt Gubernur Aceh diwakili Kepala Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, Almuniza Kamal, Plt Bupati Bener Meriah diwakili Kepala Dinas Kominfo Bener Meriah, Irmansyah, dan Direktur Kesenian Kemendikbud Restu Gunawan.

Mengiring keberangkatan tim kesenian tersebut juga diselanggarakan diskusi budaya yang disiarkan Pro 3 FM RRI Jakarta.

Dirut RRI M Rohanudin mengatakan, penunjukan Bener Meriah sebagai wakil dari Indonesia ke Festival Asia Pasifik tersebut terkait dengan kesejarahan Radio Rimba Raya yang berada di Bener Meriah. “Ini tak lepas dari kesejarahan Indonesia. Ketika agresi militer II, Belanda membombardir Indonesia. Seluruh radio dikuasai. Hanya satu yang hidup masa itu, yaitu Radio Rimba Raya, menyiarkan siaran luar negeri, dalam lima bahasa. Ada satu ritme yang dibangun Aceh,yaitu ‘dari sini Indonesia masih ada,’” kata Rohanudin.

Betapa besar sejarah yang timbul dari Aceh. Banyak orang tak mengetahuinya. Ini harus diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Rohanudin.

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengatakan bahwa nilai sejarahyang ada di Bener Meriah, perlu terus dijaga. “Saya ucapkan selamat berpartisipasi dalam ajang ini, dan semoga ke depan julukan Indonesia sebagai negara adidaya budaya dunia terus terjaga,” ujar Nasir Djamil.

Telusuri Rekaman Radio Rimba Raya
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bener Meriah, Irmansyah mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia, M Rohanudin, yang telah mempercayakan duta budaya kabupaten Bener Meriah mewakili Indonesia ke ajang Asia Pasifik tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Irmansyah juga berharap kepada bapak Direktur LPP RRI untuk menelusuri rekaman Radio Perjuangan Rimba Raya pada kurun waktu tahun 1948 sampai dengan tahun1949. “Rekaman ini perlu kita miliki sebagai nilai sejarah bangsa Indonesia” jelasnya lagi.

Sebelumnya, Plt Bupati Bener Meriah, Abuya Sarkawi, saat pembukaan acara Festival Durian di Air Terjun Reje Ilang, Kampung Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Sabtu (2/3), juga menyinggung soal rekaman perjuangan tersebut.

Sarkawi mengatakan, Radio Rimba Raya menjadi saksi sejarah perjuangan dalam mempertahankan proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang kini rekamannya masih berada di All India Radio. “Rekaman perjuangan itu perlu dimiliki kembali sebagai nilai sejarah bangsa Indonesia, sekaligus memperkenalkan kesenian Dataran Tinggi Gayo di kancah internasional serta mempererat hubungan dengan negara-negara Asia Pasifik,” sebut Sarkawi.(fik)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved