Abu Langkawi Resmikan Dayah Istiqamatul Khairat di Nagan Raya

Kegiatan tersebut sekaligus dilakukan peringatan Israk Mikraj dengan tausiah disampaikan Abu Ishaq Lang Kawe Pendiri Dayah Baldatul Mubarakah.

Abu Langkawi Resmikan Dayah Istiqamatul Khairat di Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Abu Ishaq Lang Kawe berpose bersama santri Dayah Istiqamatul Khairat di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Senin (11/3/2019) usai melakukan peresmian dayah dan peringatan Israk Mikraj di desa tersebut. 

Laporan Sa’dul Bahri | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Salah satu ulama kharismatik Aceh, Tgk Ishad Ahmad atau yang akrab disapa Abu Ishaq Lang Kawe dari Kandang, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, Senin (11/3/2019) meresmikan langsung Dayah Istiqamatul Khairat di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya

Kegiatan tersebut sekaligus dilakukan peringatan Israk Mikraj dengan tausiah yang disampaikan oleh Abu Ishaq Lang Kawe Pendiri Dayah Baldatul Mubarakah di Pidie.

“Peresmian Dayah Istiqamatul Khairat di Suak Puntong kita lakukan untuk diketahui oleh masyarakat luas di Aceh dan kususnya di Nagan Raya bahwa saat ini kita sudah mendirikan dayah tempat mengenyam pendidikan Agama, sehingga bagi orang tua yang memilik anak dapat mengatarnya ke mari guna belajar ilmu Agama,” kata Tgk M Alwi Alwaliya Pimpinan Dayah Istiqamatul Khairat kepada Serambinews.com, Senin (11/3/2019).

Baca: VIDEO - UAS Tablig Akbar di Dayah Serambi Aceh

Baca: Ribuan Alumni Dayah Darussalam Al-Wilayyah Labuhan Haji Reuni Raya di Lhokseumawe

Baca: Dinsos Amankan Pencari ‘Dana Dayah’

Ia menambahkan, tempat pendidikan agama tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan mengatarkan anak-anaknya untuk belajar di dayah tersebut sebagaimana dayah atau pesantren lainnya.

Dayah itu telah lama didirikan sejak 4 tahun yang silam di desa tersebut pada lokasi yang berbeda di desa tersebut, namun saat ini telah dibangun bangunan sendiri dengan jumlah santri hampir mencapai ratusan orang.

“Sebagian santri kita ada yang memondok dan sebagian lainnya masih pulang pergi ke dayah,” jelas Tgk M Alwi Alwaliya.

Dalam kegiatan tersebut, ikut dihadiri oleh sejumlah ulama, tokoh masyarakat, para warga di daerah tersebut, termasuk perwakilan dari Kodim dan Polres Nagan Raya. (*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved